Loading
Showing posts with label fenomena. Show all posts
Showing posts with label fenomena. Show all posts

1/28/2015

Fakta dan Misteri seputar Segitiga Bermuda

Segitiga Bermuda atau Bermuda Triangle, juga kadang-kadang disebut Segitiga Setan adalah sebuah wilayah lautan di Samudra Atlantik seluas 1,5 juta mil persegi yang membentuk garis segitiga antara Bermuda, wilayah teritorial Britania Raya sebagai titik di sebelah utara, Puerto Riko, sebagai titik di sebelah selatan, Miami sebagai titik di sebelah barat.
Fakta dan Misteri seputar Segitiga Bermuda
Ilustrasi Laut
Di Segitiga Bermuda sering ada isu paranormal yang menyatakan alasan dari peristiwa hilangnya kapal yang melintas. Selain itu, ada pula yang mengatakan bahwa sudah menjadi gejala alam bahwa tidak boleh melintas di wilayah tersebut. Tak tanggung-tanggung, bahkan ada pula yang mengatakan bahwa itu semua akibat ulah makhluk luar angkasa. Benarkah?

Misteri tentang Segitiga Bermuda sudah sangat dikenal di seluruh dunia. Julukan Segitiga Setan juga melekat pada area laut berbentuk segitiga tersebut. Bentangan segitiga dalam Samudra Atlantik ini telah menyebabkan banyak pesawat, kapal dan perahu hilang secara misterius atau telah menghilang dan kemudian muncul kembali dalam kondisi tanpa penumpang dan kru mereka.

Menurut situs TheRichest, jika dilihat di peta, Anda tak akan menemukan Segitiga Bermuda ini. Banyak ahli teori percaya bahwa Segitiga Bermuda sebenarnya tidak ada. Satu-satunya alasan bahwa ada begitu banyak spekulasi tentang hal itu pada hari ini adalah karena betapa kreatifnya media massa mengungkap cerita besar yang sebenarnya tidak pernah terjadi di Segitiga Bermuda. Pengusung teori ini menyebutkan, kecelakaan yang terjadi di Segitiga Bermuda sama saja dengan kecelakaan di tempat lainnya.

Bahkan disebutkan pula bahwa kecelakaan yang terjadi di Segitiga Bermuda jauh lebih kecil dibandingkan dengan kecelakaan di tempat lain. Perusahaan asuransi Lloyd’s Maritime Information Services di London tidak terlalu memberi perhatian pada Segitiga Bermuda. Begitu juga dengan perusahaan asuransi maritim lainnya. Wilayah ini dianggap tidak ada. Karena, wilayah ini tidak membawa risiko lebih besar daripada wilayah laut lainnya di seluruh dunia.

Beberapa pencetus teori konspirasi memiliki beberapa teori yang benar-benar hebat tentang Segitiga Bermuda. Sebagian besar terdengar konyol, dan sebagian lainnya terdengar logis. Namun yang pasti semuanya untuk menghibur para pembaca. Salah satu teori yang terkenal menyebutkan bahwa Segitiga Bermuda sebagai lorong waktu. Dalam teori ini disebutkan, kapal dan pesawat yang hilang akan melalui lorong waktu dan kembali ke tempat semula namun di zaman dan waktu yang berbeda. Tapi untuk yang tidak bisa kembali, ada kemungkinan kalau mereka tidak bisa masuk kembali atau terdampar di lorong waktu.

Namun salah satu teori yang kurang populer dan benar-benar salah di Segitiga Bermuda yaitu teori gravitasi 'mascons' atau tarikan konsentrasi massa gravitasi. Menurut teori ini, di setiap inci benda di dunia terdapat mascons positif serta gravitasi. Meski belum ada yang tahu apa yang menyebabkan gravitasi mascons, beberapa teori menyebut bahwa tanpa di sadari mungkin kita semua duduk di atas mereka. Meskipun sangat mungkin bahwa dasar laut Segitiga Bermuda memiliki mascons terkonsentrasi seperti itu, tapi apakah mereka cukup kuat untuk menarik kapal ke bawah dan hal itu masih menjadi perdebatan besar.

Tapi yang paling pasti dan juga menjadi alasan atas hilangnya kapal dan pesawat di Segitiga Bermuda adalah akibat kesalahan manusia "human error". Faktanya, sebagian besar kecelakaan pesawat atau kapal, alasan ini juga yang paling banyak dipublikasikan. Namun banyak pula yang menentang misteri hilangnya kapal dan pesawat di Segitiga Bermuda karena kesalahan manusia. Ada juga yang mengatakan, seumpamanya bukan karena kesalahan manusia, tapi paling tidak ada manusia yang tidak mengetahui dan menurut saja saat disuruh berlayar atau terbang di area Segitiga Bermuda. Sebagai contohnya, ketika pengusaha Harvey Conover kehilangan yacht di Segitiga Bermuda pada 1958. Setelah diselidiki apa yang menimpanya benar-benar salahnya karena menyuruh nahkoda kapal berlayar di tengah badai South Florida.

Hingga saat ini, tahukah Anda bahwa bajak laut telah aktif di lautan selama berabad-abad. Meskipun insiden pembajakan laut telah menurun, aktivitas bajak laut sangat tinggi saat peristiwa penghilangan yang misterius di Segitiga Bermuda. Banyak ahli teori dengan alasan yang lebih realistis percaya bahwa peristiwa penghilangan dapat dikaitkan dengan kegiatan bajak laut atau bahkan penyelundupan narkoba. Bajak laut saat itu dan bahkan hingga saat ini, lebih suka menenggelamkan kapal supaya mereka bisa menikmati hasil curian tanpa harus bersusah payah untuk menyembunyikan kapal atau mengambil sandera.

Dalam meteorologi, siklon tropis (atau hurikan, angin puyuh, badai tropis, taifun, atau angin ribut tergantung pada daerah dan kekuatannya) adalah sebuah jenis sistem tekanan udara rendah yang terbentuk secara umum di daerah tropis. Seperti wilayah lainnya, Segitiga Bermuda selalu mengalami siklon tropis, badai dan angin topan yang kuat. Pola cuaca aneh seperti munculnya tarikan udara ke bawah secara tiba-tiba dengan kecepatan tinggi juga dikenal bisa menghasilkan pusaran air yang besar. Kondisi cuaca yang tidak stabil seperti itu bisa disamakan dengan suatu ledakan besar yang dapat menenggelamkan pesawat atau kapal.

Selain teori siklon tropis, ada salah satu teori yang juga terkenal. Teori Penculikan Alien di Segitiga Bermuda begitu populer namun sepertinya tidak mungkin. Akan tetapi, meskipun tidak ada bukti bahwa alien benar-benar ada, banyak pengusung teori ini mengatakan bahwa alien sangat tertarik untuk mempelajari manusia. Mereka benar-benar suka menculik manusia untuk melakukan penelitian. Sepertinya saat peristiwa penghilangan misterius berlangsung, pesawat UFO "Piring Terbang" sangat aktif di wilayah tersebut, sehingga tak menutup kemungkinan jika Segitiga Bermuda menjadi tempat favorit penculikan manusia. Mereka beralasan kenapa setiap peristiwa penghilangan tidak meninggalkan puing-puing atau semacamnya. Hal itu karena diyakini bahwa pesawat alien memiliki kekuatan untuk menghilangkan pesawat atau kapal dalam hitungan detik.

Salah satu keanehan ketika membaca kompas kerap diusulkan sebagai teori mengapa banyak kapal atau pesawat hilang di Segitiga Bermuda. Teori ini biasanya dikaitkan dengan kemunculan UFO, alien atau sesuatu yang gaib di Segitiga Bermuda. Namun, ilmu pengetahuan punya data menarik mengenai hal ini. Tahukah Anda bahwa ada beberapa tempat di Bumi di mana kompas standar tidak menunjuk ke Utara, seperti pegunungan gurun Gobi, Kutub Utara dan Selatan, dan wilayah Segitiga Bermuda. Jadi tentu saja, saat orang-orang yang hilang di Segitiga Bermuda disebabkan oleh kompas mereka menjadi kacau atau berubah, dan ilmu pengetahuan membenarkan hal ini.

Plato adalah seorang filsuf dan matematikawan Yunani, penulis philosophical dialogues dan pendiri dari Akademi Platonik di Athena. Ia menduga bahwa kota kuno Atlantis berkembang pada 9.600 SM. Plato mengklaim bahwa kota itu adalah peradaban terbesar yang pernah ada, lebih maju dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan seni dari dunia modern saat ini. Namun, bencana besar sepertinya telah menlenyapkan kota tersebut dalam beberapa detik. Beberapa pengusung teori konspirasi yakin bahwa sisa teknologi atau radiasi dari kota, yang kemungkinan berada di pusat Segitiga Bermuda, ini menjadi pemicu semua peristiwa penghilangan dan anomali lain di wilayah tersebut. Akan tetapi, kedalaman dasar laut Segitiga Bermuda membuat penyelidikan teknologi menggunakan sonar pengukur kedalaman sangat mustahil atau sulit dilakukan.

Selain teori-teori konspirasi yang telah disebutkan, ada salah satu teori yang menyebutkan bahwa peristiwa penghilangan di Segitiga Bermuda disebabkan oleh banyaknya gas metana yang ditemukan di bawah dasar laut di kawasan itu. Menurut para peneliti, gelembung yang disebabkan oleh letusan metana dapat menenggelamkan kapal dengan meningkatkan kepadatan air di mana mereka mengapung. Kehilangan daya apung bisa terjadi secara tiba-tiba dan sering tanpa peringatan, sehingga dapat menyebabkan kapal tenggelam dengan cepat dan tidak sempat untuk mengirimkan sinyal SOS. Tapi justru banyak yang membantah teori ini. Pasalnya, banyak gas metana juga ditemukan di dasar laut lainnya di seluruh dunia. Dan gas metana di Segitiga Bermuda tidak terlalu berisiko jika dibanding dengan gelembung metana di tempat lain. Selain itu, tidak ada gelembung gas metana dalam jumlah signifikan tercatat di wilayah ini selama 15 ribu tahun terakhir, setidaknya tidak cukup besar untuk menenggelamkan kapal.

Teori konspirasi yang juga populer adalah The Gulf Stream. Ini adalah arus utama laut yang membentang dari Teluk Meksiko ke Atlantik Utara melalui Selat Florida. Arus ini tercipta oleh sirkulasi termohalin yang bertindak lebih seperti sebuah sungai daripada laut, dengan kecepatan yang mencapai 2,5 meter per detik. Setiap puing-puing reruntuhan atau bahkan sebuah pesawat yang melakukan pendaratan darurat di atas arus bisa dengan mudah terbawa bermil-mil jauhnya dari posisinya semula dalam hitungan menit. Yang menguatkan teori bahwa hilangnya pesawat dan kapal di Segitiga Bermuda karena pengaruh Gulf Stream adalah beberapa parit terdalam di dunia terletak di bawah perairan ini, yang mencapai kedalaman hingga 8.5344 kilometer.
Read More

12/05/2014

7 Objek Wisata Danau Unik dan Menarik di Indonesia

Secara umum, danau terisi air tawar yang jernih dengan gradasi warna kebiruan. Namun, ada beberapa danau yang memiliki penampakan unik dengan warna air yang tak biasa. Ada danau berwarna pink di Australia, ada pula yang berwarna biru muda pekat mirip cat di Selandia Baru, atau danau polkadot di Kanada. Indonesia juga punya danau yang tak kalah unik dari ketiga danau tadi.
Cassiopea jellyfish
By Jacopo Werther (Karya sendiri) [Public domain], via Wikimedia Commons
Meskipun tak terlalu dikenal, ternyata di Indonesia juga ada banyak danau yang menampilkan fenomena alam tak biasa. Ya, danau-danau unik ini berbeda dengan danau yang ada di seluruh dunia. Mulai dari Danau Kakaban di Kalimantan Timur hingga Danau Tolire di Maluku Utara, berikut ini kami rangkum tujuh danau paling unik dan menakjubkan di Indonesia yang wajib untuk dikunjungi.

1. Danau Ubur-Ubur Kakaban, Kalimantan Timur
Danau Kakaban merupakan kumpulan air laut yang terkurung di daratan. Di Pulau Kakaban, Kepulauan Derawan, Berau, Kalimantan Timur ada sebuah danau unik yang dihuni oleh ubur-ubur 'ramah'. Sebenarnya danau seperti ini hanya ada dua di dunia, satunya lagi di Filipina. Danau di Pulau Kakaban ini menjadi rumah bagi empat spesies ubur-ubur, yaitu ubur-ubur terbalik (Cassiopea ornata), ubur-ubur kotak (Tripedalia cystophora), ubur-ubur totol (Mastigias papua), dan ubur-ubur bulan (Aurelia aurita). Diperkirakan, terbentuknya danau ini terjadi 2 juta tahun lalu. Karena terisolir dari lautan, populasi ubur-ubur di Danau Kakaban telah berevolusi sedemikian rupa sehingga tidak lagi mempunyai sengat. Hingga hari ini sejumlah hewan laut yang masih hidup di salah satu danau paling unik di Indonesia ini yaitu ular laut, timun laut, dan kepiting.

2. Danau Labuan Cermin, Kalimantan Timur
Ada satu lagi danau terunik di Kalau Kalimantan Timur, Danau Labuan Cermin. Danau yang terletak di Desa Labuan Kelambu, Biduk-Biduk, Kabupaten Berau. Sesuai dengan namanya, air di danau ini sangat jernih dan seperti cermin. Warna air di Labuan Cermin bergradasi dari biru tua, biru muda, putih dan hijau di area luar danau. Namun keistimewaan Labuan Cermin terletak pada airnya yang terdiri dari dua jenis, air asin di dasar dan air tawar di permukaan. Uniknya kedua air ini tidak pernah tercampur. Jika diperhatikan baik-baik, air tawar dan air asin di danau ini terpisah oleh lapisan tipis seperti awan. Ikan air tawar di lapisan atas, sementara ikan laut di bagian bawah. Hal inilah yang membuat Labuan Cermin juga dijuluki danau dua rasa.

3. Danau Toba, Sumatera Utara
Danau yang menjadi objek wisata kebanggaan Sumatera Utara ini merupakan danau vulkanik yang terbentuk dari letusan gunung berapi pada 77 ribu tahun yang lalu. Danau Toba yang berukuran raksasa ini adalah danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Serta danau vulkanik terbesar di muka bumi. Di bagian tengahnya terdapat Pulau Samosir yang biasa dijadikan tujuan pelesir. Telah sejak lama danau menakjubkan ini telah menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

4. Danau Kaco, Jambi
Desa Lempur, Kerinci, provinsi Jambi punya sebuah danau spektakuler yang dikenal dengan nama Danau Kaco. Danau Kaco dapat ditempuh melalui jalur darat dimulai dari Kota jambi ke sungai Penuh. Danau ini merupakan bagian dari Taman Nasional Kerinci Seblat. Danau Kaco memiliki nama yang berarti 'danau kaca'. Airnya berwarna biru cemerlang, seolah dicelup cat biru laut. Yang menjadikan danau ini istimewa adalah airnya yang dapat menyala di malam hari, terutama saat bulan purnama. Tak jarang banyak wisatawan yang sengaja berkemah di area Danau Kaco saat bulan purnama. Jika dilihat dari kejauhan cahaya yang dipancarkan oleh Danau Kaco akan terlihat seperti lampu yang diarahkan kelangit. Warga setempat percaya bahwa cahaya yang dikeluarkan dari dasar Danau Kaco merupakan cahaya intan yang tersimpan di dasar air. Danau yang memiliki luas 90 meter persegi dan sangat dalam ini juga menjadi habitat bagi ribuan ikan semah.

5. Danau Kelimutu, NTT
Danau yang juga dikenal dengan nama Danau Tiga Warna ini merupakan salah satu kebanggaan Indonesia. Danau atau Tiwu Kelimutu ini memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan putih. Walaupun begitu, warna-warna tersebut selalu berubah-ubah seiring dengan perjalanan waktu. Danau pertama yang berwarna merah bernama Tiwu Ata Polo. Danau yang berwarna biru disebut Tiwu Nuwa Muri Koo Fai, sedangkan danau yang berwarna putih dikenal penduduk setempat dengan nama Tiwu Ata Mbupu. Warna ketiga danau ini terus berganti setiap beberapa tahun. Penduduk setempat percaya bahwa ketika danau berubah warna, mereka harus memberikan sesajen bagi arwah orang yang telah meninggal. Menurut penelitian ilmiah, perubahan tersebut disebabkan oleh reaksi kimia yang dihasilkan dari mineral yang terkandung dalam danau yang dipicu oleh aktivitas gas gunung berapi.

6. Danau Pagar Alam, Bengkulu
Biasanya danau selalu identik dengan airnya yang berwarna putih atau biru, namun tidak demikian dengan danau yang terletak di perbukitan Raje Mandare, di perbatasan antara Kota Pagaralam dan Kaur, Propinsi Bengkulu. Pasalnya danau yang satu ini, lain daripada yang lain. Ini adalah danau unik yang berwarna merah. Untuk mencapainya, butuh berjalan kaki selama dua hari dengan melintasi kawasan hutan Rimbacandi. Meski berwarna merah, namun setelah airnya diambil ternyata warnanya normal, bening, dan jernih. Anehnya lagi, menurut warga setempat jika pada malam hari di lokasi danau ini beraroma pandan.

7. Danau Tolire, Maluku Utara
Danau yang terletak di Ternate ini berada di bawah kaki Gunung Gamalama, gunung api tertingi di Maluku Utara. Danau ini menyimpan teka-teki yang belum pernah terpecahkan. Jika Anda melempar batu ke arah danau paling unik ini, entah kenapa batu itu tidak pernah menyentuh air danau. Saking terkenalnya fenomena yang ada di danau ini, para turis yang datang biasa melempar batu dari tepi atas danau menggunakan batu yang dijual seribu rupiah per lima butir. Meski air danau tepat berada di bawah pelempar, namun aneh batu yang di lempar justru tidak pernah mengenai danau. Kedalaman danau Tolire belum diketahui secara pasti, tapi warga setempat mengatakan bahwa kedalamannya mencapai puluhan kilometer dan terhubung langsung ke laut.

Menurut mitos, di dasar danau ini terdapat harta karun yang berlimpah. Para peneliti yang pernah memindai danau juga mengonfirmasi keberadaan logam di dasar danau ini. Namun, warga setempat tidak berani atau berniat untuk mengambil harta karun ataupun ikan yang terdapat di Danau Tolire, karena mereka percaya adanya siluman yang menjaga danau tersebut. Untuk mengunjungi ini tidaklah sulit dan hanya dibutuhkan waktu 10 menit dari pusat kota Ternate, dengan menggunakan mobil atau ojek sepeda motor.
Read More

11/30/2014

Lencois Maranhenses, Laguna Spektakuler di Padang Pasir

Terletak di negara bagian Maranhão, di timur laut Brazil, di timur Baia de São José. Lençóis Maranhenses National Park atau Parque Nacional dos Lençóis Maranhenses, adalah daerah rendah, datar, tanah yang kadang-kadang banjir dilapisi dengan bukit pasir. Ini meliputi wilayah 1.500 kilometer persegi, dan meskipun hujan berlimpah, justru hampir tidak ada vegetasi.
Lencois Maranhenses, Padang Pasir Ajaib di Dunia
Lencois Maranhenses, Padang Pasir Ajaib di Dunia
Taman ini dibuat pada tanggal 2 Juni 1981. Gurun pasir ini terkenal dengan laguna cantik yang hanya muncul saat musim hujan dan banyak ikannya. Ajaibnya, laguna dan ikan-ikannya menghilang saat musim panas! Panas dan gersang menjadi ciri khas suatu padang pasir. Namun hal tersebut berbeda dengan gurun pasir di Maranhao, sebelah timur laut Brazil yang bernama Lencois Maranhenses. Gurun pasir di sini berpasir putih putih dan punya laguna cantik.
Brazil-Lençois-Maranhenses
By Patriiick (Karya sendiri) [CC-BY-SA-3.0], via Wikimedia Commons
Dipantau langsung dari wikipedia.org, Lencois Maranhenses sudah ditetapkan menjadi taman nasional sejak tahun 1981. Dengan luas 1.500 km persegi, gurun pasir ini berada di dekat Sungai Preguicas dan hutan Amazon. Lencois Maranhenses sudah terbentuk sejak ribuan tahun lalu, yang berasal dari endapan pasir di bawah sungai dan terbawa angin hingga membentuk gurun yang luas. Satu hal yang jadi daya tarik dari gurun pasir ini adalah memiliki banyak laguna yang terlihat cantik.

Bayangkan saja, sebuah hamparan pasir putih membentang luas dengan banyak kolam alami berbagai ukuran. Ada yang luas seperti danau, hingga kecil seperti kolam. Ternyata, laguna di Lencois Maranhenses hanya ada saat musim hujan saja. Tepatnya saat bulan Juli-September, saat itulah puncak musim hujan dan air hujannya membentuk laguna di sana.
Lencois Maranhenses 4
By Iain and Sarah from London, UK (Lençóis Maranhenses) [CC-BY-2.0], via Wikimedia Commons
Ajaibnya, Anda bisa melihat ikan laut yang ada di dalam laguna tersebut. Ikan-ikan tersebut pun berenang-renang dan jumlahnya ada banyak. Dari mana asal ikan-ikan itu?

Siapa sangka, rupanya adalah para burung yang membawa telur-telur ikan dari perairan dan menaruhnya di sana. Ketika itulah, mereka sendiri yang akan menyantap ikan-ikan tersebut. Sebab saat musim kemarau tiba, laguna di sana akan menghilang dan habitat ikan yang ada di dalamnya akan mati.
Lençóis Maranhenses in northeastern Brazil
By Danielle Pereira from Brasil (Lençóis Maranhenses) [CC-BY-2.0], via Wikimedia Commons
Bagi yang berminat melihat laguna ajaib ini, ICMBio adalah badan pemerhati alam dan flora dan fauna di Brazil yang menyediakan fasilitas dan pemandu ke Lencois Maranhenses. Meski begitu, sudah banyak operator tur di Maranhao yang menyewakan jeep atau pesawat capung untuk menjelajahi Lencois Maranhenses.
Read More

11/12/2014

Fenomena Alam Langka dan Menakjubkan di Danau Kliluk

Ada fenomena langka dan menakjubkan yang dapat Anda lihat ketika berkunjung ke Kanada, yaitu Danau Kliluk. Danau ini cukup terkenal karena permukaan airnya membentuk pola bintik-bintik polkadot. Berlokasi di kota Osoyoos, Kanada. Danau Kliluk yang lebih dikenal dengan nama Spotted Lake adalah danau alkali yang terletak di bagian barat laut Osoyoos, British Columbia, Kanada. Danau ini memiliki luas kurang lebih 38 hektar, dan airnya mengandung paling tidak dua belas mineral. Di antaranya magnesium sulfat, sodium sulfat, dan kalsium dengan konsentrasi paling tinggi di bumi. Sedikitnya ada 365 bulatan menghiasi keindahan danau dengan ukuran yang berbeda-beda.
Fenomena Alam Langka dan Menakjubkan di Danau Kliluk
Spotted Lake (Danau Kliluk)
Ketika musim panas tiba, menurut Wikipedia, sebagian besar air danau ini menguap dan meninggalkan sejumlah kecil air di cekungan-cekungan beserta seluruh kandungan mineralnya. Mineral inilah yang menghasilkan pola lingkaran berwarna-warni tersebut. Setiap tahun, warna air danau berubah-ubah sesuai dengan tingkat konsentrasi magnesium sulfat di dalamnya. Setelah mengetahui keunikan ini, Danau Kliluk pun mulai dipadati oleh pengunjung yang penasaran ingin melihat secara langsung fenomena yang terjadi di permukaan air danau, dan menjadi objek wisata menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Warga setempat percaya jika danau ini bertuah. Menurut mitos yang berkembang, Danau yang awalnya dikenal dengan nama Khiluk ini ampuh untuk terapi berbagai penyakit dan dianggap sebagai tempat suci dan sakral oleh masyarakat setempat. Oleh sebab itu, beberapa wilayah dari danau ini di pagar supaya tidak dirusak. Namun, sampai saat ini danau tersebut masih tertutup untuk umum. Orang-orang yang ingin berkunjung hanya bisa menyaksikan keindahannya dari jalan raya. Tetapi ada juga pengunjung yang nekat turun untuk melihat panorama danau dari dekat.
Read More

8/23/2014

Spektakuler! Bukit Ajaib Berwarna Pelangi di Mauritius

Chamarel adalah sebuah desa di Mauritius yang terletak di District Rivière Noire, bagian timur desa juga terletak di Distrik Savanne. Desa ini dikelola oleh Dewan Desa Chamarel di bawah naungan Dewan Distrik Rivière Noire. Jika berkunjung kesini, anda akan menemukan formasi geologi menakjubkan yaitu bukit pasir berwarna pelangi.
Chamarel-SevenColours
By Mauritiustrip (self made by Mauritiustrip) [Public domain], via Wikimedia Commons
Tanah Tujuh Warna, atau Seven Coloured Earth, dalam bahasa Perancis disebut Terres des Sept Couleurs, adalah formasi geologi dan daya tarik wisata terkemuka di Chamarel, Distrik Rivire Noire, sebelah barat daya Mauritius. Ini adalah daerah yang relatif kecil dari bukit pasir yang terdiri dari pasir tujuh warna yang berbeda. Warnanya berkisar antara merah, coklat, ungu, hijau, biru, ungu dan kuning.
Mauritius6
By Groucho85 (Karya sendiri) [Public domain], via Wikimedia Commons
Wikipedia melaporkan, Tanah Tujuh Warna Chamarel merupakan salah satu objek wisata andalan Mauritius sejak tahun 1960-an. Fenomena ini juga dapat diamati, pada skala yang lebih kecil, jika seseorang mengambil segenggam pasir warna yang berbeda dan kemudian mencampurnya, maka secara ajaib pasir tersebut akan terpisah menjadi spektrum berlapis. Fitur lain yang menarik dari Tanah Tujuh Warna di Chamarel adalah bahwa bukit pasir tampaknya tidak pernah mengalami erosi meskipun di Mauritius tertimpa hujan deras dan angin selama bertahun-tahun.
Seven Coloured Earths, Mauritius3
By Máth Dávid - Mdavid89 (Karya sendiri) [CC0], via Wikimedia Commons
Diperkirakan, pasir ini terbentuk dari pelapukan batuan vulkanik (basal) yang mengalami proses penguraian menjadi tanah liat, selanjutnya berubah menjadi tanah ferralitic karena proses hidrolisis. Dua elemen utama yang dihasilkan tanah yaitu besi dan aluminium. Dua kandungan tersebut yang menjadikan warna merah dan biru-ungu. Berbagai nuansa warna diyakini berasal dari batu vulkanik cair yang mendingin pada suhu berbeda-beda, tetapi penyebab pasir terpisah menjadi spektrum berlapis belum sepenuhnya dapat diklarifikasi.
Seven Coloured Earths, Mauritius2
By Máth Dávid - Mdavid89 (Karya sendiri) [CC0], via Wikimedia Commons
Sejak 1960-an, tempat ini telah menjadi salah satu objek wisata utama Mauritius. Saat ini, bukit-bukit pasir dikelilingi oleh pagar kayu dan pengunjung tidak diperbolehkan untuk mendekat, wisatawan hanya bisa melihat pemandangan dari pos-pos pengamatan yang ditempatkan di sepanjang pagar.
Read More

8/15/2014

Hill of Seven Colors, Bukit Warna-Warni di Argentina

Cerro de los Siete Colores (The Hill of Seven Colors) adalah salah satu bukit yang berbatasan dengan Quebrada de Purmamarca yang pada gilirannya merupakan cabang barat Quebrada de Humahuaca hingga Cuesta del Lipan, di Provinsi Jujuy, Argentina. Cerro de los Siete Colores atau biasa disebut Bukit Tujuh Warna, adalah salah satu bukit yang berbatasan dengan desa kecil Purmamarca, Provinsi Jujuy, di barat laut Argentina.
Hill of Seven Colors, Bukit Warna-Warni di Argentina
Ilustrasi Bukit Tujuh Warna
Dilaporkan oleh amusingplanet, diperkirakan bukit ini muncul 75 juta tahun yang lalu. Bukit Tujuh Warna dibentuk oleh proses geologi kompleks yang melibatkan pengendapan di dasar laut, danau dan sungai. Kemudian terjadi elevasi tanah yang disebabkan oleh pergerakan lempeng tektonik. Cerro de los Siete Colores disebut Bukit Tujuh Warna karena memiliki berbagai pigmen yang diperoleh oleh mineral yang membentuk lapisan sedimen di bukit tersebut.

Menurut ahli geologi, warna merah muda yang terbentuk di bukit ini disebabkan oleh tanah liat merah, lumpur dan pasir yang diperkirakan berumur 3-4 juta tahun. Warna putih tercipta dari batu kapur yang berumur 400 juta tahun. Sementara warna kentang dan ungu tua diperkirakan berumur 90 juta tahun dan kaya akan kandungan kalsium karbonat. Warna merah kaya akan kandungan besi dan terdiri dari batu lempung yang berumur 4 juta tahun. Batu berwarna coklat adalah batuan yang kaya akan kandungan mangan, terbentuk 2 juta tahun yang lalu. Sedangkan kuning mustard adalah batu pasir dengan campuran banyak sulfur, sekitar 90 juta tahun yang lalu.

Meski dikatakan bahwa bukit ini memiliki tujuh warna, namun kebanyakan orang biasanya hanya bisa melihat empat warna. Waktu terbaik untuk melihat tujuh warna di bukit ini adalah dari pagi sampai siang hari dimana matahari dapat memantulkan cahaya yang memadai di pegunungan. Purmamarca sendiri sebenarnya hanya sebuah desa kecil di Provinsi Jujuy. Namun berkat keindahan Cerro de los Siete Colores sebagai latar belakang desa ini, akhirnya Purmamarca telah berkembang menjadi sebuah desa wisata yang populer di Argentina. 
Read More

Cano Cristales, Sungai Unik dengan Lima Warna

Sungai unik ini bernama Cano Cristales, terletak di Serranía de la Macarena, provinsi Meta di Kolombia. Air sungai ini memiliki 5 warna. Dikenal juga dengan "Sungai Lima Warna" atau "Sungai Pelangi" atau bahkan "Sungai Maha Indah di Dunia" karena ganggang yang dapat menghasilkan berbagai warna seperti merah, kuning, hijau dan biru di bagian bawah sungai sehingga memberi penampilan yang unik.
CAÑO CRISTALES RÍO EN LA MACARENA META
By Mario Carvajal (Karya sendiri) [CC-BY-3.0], via Wikimedia Commons
Menurut Wikipedia, arus air sungai mengatur jumlah matahari yang bisa mencapai ganggang, dan selama musim hujan, arus tersebut menjauhkan sinar matahari dari dasar sungai. Pada musim kemarau, airnya terlalu dangkal jadi tidak akan mengeluarkan warna-warna tersebut. Tapi saat-saat diantara kedua musim tersebut merupakan waktu yang tepat bagi Cano Cristales untuk mempertunjukkan warnanya. Spesies tumbuhan unik yang berada di dasar sungai bernama Macarenia Clavigera. Ganggang ini dapat merubah warna sungai menjadi merah. Saat siang hari, juga terlihat jelas ada warna kuning, hijau, biru, dan perpaduan warna lain yang indah. 

Situasi seperti ini biasanya terjadi selama beberapa minggu pada September hingga November, atau antara musim hujan dan musim kemarau. Namun, sungai ini terletak didaerah yang terpencil, di dekat kota La Macarena. Sungai dengan lebar 20 meter dan panjang 100 meter ini hanya bisa ditempuh dengan menggunakan kuda atau bagal dan hanya sedikit agen perjalanan yang menawarkan perjalanan wisata ke tempat ini. Batuan yang ada disini diperkirakan berumur 1,2 miliar tahun. Wilayah ini termasuk hutan hujan hydrophytic, panas, hangat, dan dingin. Gunung yang ada disini merupakan rumah bagi 420 spesies burung, 10 spesies amfibi, 43 jenis reptil, dan 8 primata.
Read More

8/11/2014

10 Tempat Unik di Berbagai Penjuru Dunia

Banyak pemandangan menakjubkan yang terdapat di bumi. Seperti halnya sepuluh tempat unik dan menakjubkan berikut. Jika berkunjung ke tempat-tempat unik ini, maka anda akan merasa sedang berada di dunia lain. Sebab, pemandangan menakjubkan disini tak akan anda temukan di tempat lain di dunia. Sebut saja diantaranya Pamukkale di Turki, Cano Cristales di Kolumbia, Chinoike Jigoku di Beppu dan lain sebagainya. Berikut ini tempat-tempat unik dan menakjubkan di dunia.

1. Pamukkale, Turki
Pamukkale 14
By Antoine Taveneaux (Karya sendiri) [CC-BY-SA-3.0], via Wikimedia Commons
Pamukkale, yang berarti "benteng kapas" dalam bahasa Turki, adalah sebuah situs alam di Provinsi Denizli di Turki barat daya. Pamukkale sebenarnya adalah kolam air panas natural yang terbentuk dari sumber mata air panas yang mengalir dari lembah sungai Menderes. Oleh karena air panas ini mengalir melewati tebing dan batuan, maka terbentuk kolam air panas bertingkat-tingkat yang menyerupai teras balkon. Daerah yang menakjubkan ini telah digunakan sebagai spa penyembuhan selama ribuan tahun. Sifat penyembuhan tersebut menarik orang dari seluruh daerah dan Romawi membangun kota kuno Hieropolis sana. Hampir setiap hari Pamukkale dipenuhi oleh turis yang ingin menikmati keindahan pemandangan Pamukkale.


2. Cano Cristales, Kolumbia
Caño Cristales1
Caño Cristales adalah sungai Kolombia yang terletak di Serranía de la Macarena, provinsi Meta. Sungai ini biasa disebut "Sungai Lima Warna", "Pelangi Cair" atau bahkan "Sungai Maha Indah di Dunia" karena ganggang clavigera Macarenia yang dapat menghasilkan warna seperti merah, kuning, hijau dan biru di dasar sungai sehingga memberi tampilan unik. Batu-batu disini telah ada sejak 1,2 miliar tahun dan dianggap yang tertua di dunia. Macarena meliputi tiga ekosistem yang kaya akan keanekaragaman flora dan fauna. Lubang-lubang lingkaran kecil, cekungan besar menjadi ciri khas sungai yang telah dibentuk oleh kerikil atau potongan mineral yang sangat padat. Ketika salah satu fragmen besar atau kecil yang jatuh ke salah satu rongga, maka akan diputar oleh arus air dan mulai mengukir di dinding rongga dan meningkatkan dimensi lubang.

3. Chinoike Jigoku di Beppu, Jepang
Chinoike Jigoku
By Leyo (Karya sendiri) [CC-BY-SA-2.5-ch], via Wikimedia Commons
Beppu Jigoku yang berarti “neraka Beppu” adalah serangkaian hot spring dengan bentuk semburan air, uap dan warna yang unik serta memiliki temperature tinggi. Karena faktor tersebut menggambarkan imajinasi tentang kondisi di neraka, makanya tempat tersebut dinamakan “jigoku”. Beppu merupakan rumah bagi lebih dari 2.800 sumber air panas dan ditemukan di pulau Kyushu. Sembilan neraka dari Beppu adalah beberapa mata air yang lebih unik di daerah tersebut. Neraka 1 adalah Umi Jigoku berarti "neraka laut". Neraka 2 adalah Oniishibou, yang berarti "neraka kepala gundul". Neraka 3 adalah Shiraike Jigoku berarti "neraka kolam putih". Neraka 4 adalah Yama Jigoku, berarti "neraka gunung. Neraka 5 adalah Kamada Jigoku, yang berarti "memasak panci neraka". Neraka 6 adalah Oniyama Jigoku, yang berarti "neraka gunung setan". Neraka 7 adalah Kinryu Jigoku "emas naga neraka". Neraka 8 adalah Chinoike Jigoku, yang berarti "neraka kolam darah". Neraka 9 adalah Tatsumaki Jigoku, yang berarti "corot neraka".

4. Fly Geyser, Nevada
Fly geyser
By Jeremy C. Munns (Karya sendiri) [Public domain], via Wikimedia Commons
Fly Geyser merupakan salah satu objek wisata alam paling menakjubkan di Nevada, meskipun tampaknya masih banyak penduduk setempat yang belum mengetahui keberadaannya. Tingginya hanya 1,5 meter. Fly Geyser sebenarnya bukan fenomena alam yang terbentuk secara alami. Pada awalnya geyser ini adalah sumur yang sengaja digali tahun 1964 untuk mengeksplorasi sumber energi geothermal. Namun, ketika sumur tersebut harus ditutup kembali, upaya penutupan tersebut tidak berjalan dengan baik. Sumur itu mulai menyemburkan mineral terus-menerus. Mineral tersebut menumpuk di sekitar geyser dan akhirnya mengendap menjadi tumpukan travertin yang terus berkembang. Lama-kelamaan geiser tersebut mulai memancarkan air. Semburannya bisa mencapai 1,5 meter. Tanah di sekitar geyser tersebut membentuk terasering. Ada sekitar 30 sampai 40 terasering yang terisi air dari geyser, hingga berubah menjadi puluhan kolam kecil yang mengelilingi Fly Geyser. Berkat kandungan mineral yang tinggi dan beraneka ragam, akhirnya Fly Geyser menjadi tempat berkembang biak sejumlah ganggang yang tubuhnya mengeluarkan pigem-pigmen warna. Ganggang-gangang itulah yang menimbulkan warna merah, kuning, hijau, dan oranye pada tumpukan bukit artifisial Fly Geyser.

5. Sanqingshan, China
SanQingShan9
By Emitchan (Karya sendiri) [Public domain], via Wikimedia Commons
Terletak di sebelah barat pegunungan Huyaiyu di timur laut Provinsi Jiangxi. Sanqingshan telah dianggap sebagai tempat suci. Digunakan oleh Tao untuk meditasi. Gunung ini diselimuti oleh kabut selama 200 hari dalam setahun. Kabut memberikan kualitas dunia lain ke gunung, bersama dengan ribuan sungai yang mengalir ke dalam kolam, formasi granit yang menyerupai siluet manusia dan hewan, pohon pinus berbentuk aneh. Kolam dan vegetasi menciptakan lingkungan yang unik yang memikat burung-burung eksotis dan langka, sehingga membuat hewan-hewan merasa nyaman untuk tinggal di sana. Sanqingshan adalah rumah bagi 2.500 spesies tanaman. 

6. Rio Tinto, Spanyol
Riotintoagua
By Riotinto2006 (Karya sendiri) [Public domain], via Wikimedia Commons
Rio Tinto membentang dari Pegunungan Sierra Moreno ke Teluk Cádiz di Huelva, Spanyol. Rio Tinto berarti sungai merah. Tingginya kadar besi dalam air menyebabkan warna sungai menjadi merah. Sungai ini pernah digunakan untuk tambang tembaga, emas dan perak dari zaman kuno, dan berlanjut sampai hari ini. Rio Tinto memiliki tambang tertua di dunia, yang diyakini tambang Raja dongeng Salomo. Karena semua pertambangan, sungai memiliki kandungan asam tertinggi dan merupakan rumah bagi organisme yang bertahan hidup dalam kondisi ekstrim. Pertambangan ini telah menciptakan dinding batu bertingkat yang telah membentuk amfiteater alam.

7. Dataran Jars, Laos
PlainOfJarsView
By Mattun0211 (Karya sendiri) [Public domain], via Wikimedia Commons
Dataran Jars adalah salah satu misteri arkeologi tertua di Asia Tenggara. Terletak di dataran tinggi Xieng Khouang, di pegunungan Indocina, ada sekitar 90 situs guci berbeda. Setiap situs berisi 1-400 guci. Diperkirakan situs ini diciptakan 3.000 tahun yang lalu, dan terbuat dari batu pasir, batu kapur, granit, dan breksi. Sebagian besar terbuat dari batu pasir. Guci tertinggi adalah 9 ft dan semua terbuat dari lempengan batu. Guci-guci ditempatkan tak beraturan. Penelitian lebih lanjut telah mengungkapkan bahwa guci ditempatkan di posisi yang membentuk pola rasi bintang-bintang. Sebagian besar guci kosong, tetapi beberapa diantaranya ditemukan tulang atau alat di dalamnya, selain itu terdapat pula patung-patung miniatur Buddha.

8. Chocolate Hills, Filipina
Chocolate hills, Bohol
By Qaalvin (Karya sendiri) [CC-BY-SA-3.0], via Wikimedia Commons
Chocolate Hills merupakan atraksi turis paling terkenal di Bohol, Filipina. Ini adalah tempat wisata populer saat ini dan menduduki peringkat nomor 6 dalam daftar Tujuh Keajaiban Dunia Baru. Chocolate Hills terdiri dari 1.268 tumpukan sempurna dari rumput kering berbentuk bukit kerucut dengan ketinggian berkisar 40-120 meter. Chocolate Hills adalah sebuah keajaiban alam yang terdapat di Filipina. Selama musim panas, berbentuk kubah, rumput yang mengering menutup bukit kapur dan warnanya berubah menjadi cokelat sehingga mengubah daerah ini menjadi barisan cokelat. Tidak ada pembentukan alam seperti ini di dunia. Dari kejauhan, mereka tampak seperti setengah bola yang muncul dari dalam tanah.

9. Chamarel, Mauritius
ChamarelFalls
By Mauritiustrip (self made by Mauritiustrip) [Public domain], via Wikimedia Commons
Republik Mauritius adalah sebuah negara kepulauan yang terletak di lepas pantai tenggara Afrika. Ini adalah bagian dari negara kepulauan yang terbentuk dari gunung berapi bawah laut yang sekarang sudah tidak aktif. Mauritius adalah rumah bagi dua keajaiban alam. Yang pertama adalah Chamarel Falls, yang merupakan tiga air terjun tipis. Ini adalah air terjun tertinggi di Mauritius. Dahulu, Mauritius terkenal karena air terjunnya, namun pada tahun 1960, bukit pasir berwarna ditemukan. Pasir berwarna tercipta dari tanah liat terbuat dari lava dingin pada waktu yang berbeda. 
Chamarel-SevenColours
By Mauritiustrip (self made by Mauritiustrip) [Public domain], via Wikimedia Commons
Efeknya menyebabkan 7 warna berbeda, di antaranya merah, coklat, hijau, biru, ungu dan kuning. Aspek yang paling unik dari pasir adalah kenyataan bahwa jika Anda mengambil semua warna dan dicampurkan bersama-sama, maka mereka secara alami akan memisahkan diri dan bergabung kembali dengan kelompok warna di mana mereka berasal. Bagaimana hal ini basa terjadi? ini adalah misteri bagi para ilmuwan yang telah mencoba untuk memecahkan sifat aneh dari pasir ini. Misteri lainnya dari pasir ini adalah tidak adanya erosi. Kawasan ini memiliki curah hujan tertinggi yang seharusnya berdampak erosi.

10. Vale Da Lua, Brazil
Vale da Lua
By Nilton Aguillar deCosta (Karya sendiri) [Public domain], via Wikimedia Commons
Vale Da Lua adalah cekungan batu yang telah diukir oleh San Miguel River. Vale da Lua yang terjemahannya adalah Lembah Bulan, mendapatkan namanya karena batuan disana memberi kesan seperti batuan di bulan. Lembah ini memiliki beberapa formasi batuan tertua di dunia, diperkirakan telah berusia 1,8 miliar tahun. Sungai ini telah menciptakan gua-gua, air terjun dan formasi batuan aneh, untuk membentuk sebuah labirin di dinding ngarai sempit. Jika dilihat dari ruang angkasa, daerah tersebut adalah yang paling bercahaya di bumi. Kristal kuarsa yang terdapat pada batuan menyebabkan tempat ini terlihat menyala. Hutan di sekitarnya berlimpah dengan satwa liar dan terdapat banyak jenis anggrek.
Read More

8/09/2014

Tempat-Tempat Terbaik untuk Melihat Aurora

Aurora biasanya terjadi di daerah di sekitar kutub Utara dan kutub Selatan. Aurora yang terjadi di daerah sebelah Utara dikenal dengan nama Aurora Borealis. Ini karena di Eropa, aurora sering terlihat kemerah-merahan di ufuk utara seolah-olah Matahari akan terbit dari arah tersebut. Sementara, fenomena aurora di sebelah Selatan yang dikenal dengan Aurora Australis mempunyai sifat-sifat yang serupa. Tapi kadang-kadang aurora muncul di puncak gunung di iklim tropis.
Tempat-Tempat Terbaik untuk Melihat Aurora - Auroraborealis yukon
By Robinsoncrusoe (Karya sendiri) [Public domain], via Wikimedia Commons
Seperti yang kita ketahui bahwa Aurora adalah fenomena alam seperti pancaran cahaya yang menyala-nyala pada lapisan ionosfer dari sebuah planet sebagai akibat adanya interaksi antara medan magnetik yang dimiliki planet tersebut dengan partikel bermuatan yang dipancarkan oleh Matahari. Biasanya pancaran cahaya yang menyala-nyala di atas langit ini akan menghilang pada akhir bulan Maret. Berkat adanya badai matahari yang masih ada di beberapa tempat maka kita dapat menyaksikan pemandangan yang menakjubkan. Seperti yang dilaporkan cnngo.com, berikut ini ada 5 tempat terbaik untuk melihat aurora.

1. Southern Hemisphere
Southern Hemisphere adalah setengah permukan Bumi yang terletak di selatan garis khatulistiwa. Terdiri dari benua Antarktika, Australia, sebagian Amerika Selatan, sebagian Afrika dan Asia serta empat samudera yaitu Samudera Atlantik, Samudera Hindia, Samudera Pasifik dan Samudera Selatan. Meskipun menjadi tempat terbaik untuk melihat Aurora Australis, Antartika merupakan tempat yang sulit diakses. Jika Anda seorang ilmuwan atau teknisi pendukung sebuah ekspedisi penelitian akan lebih mudah mendatangi Antartika. Meski demikian, Anda masih mempunyai kesempatan untuk melihat Aurora dari ujung selatan Amerika Selatan, Australia, Selandia Baru, dan Afrika Selatan.

2. Kangerlussuaq, Greenland
Kangerlussuaq atau Sondrestrom, adalah pemukiman di Greenland barat di kotamadya Qeqqata. Kangerlussuaq memiliki bandara internasional dan merupakan pintu gerbang menuju seluruh Greenland. Permukiman, ekonomi, dan populasi, hampir seluruhnya bergantung pada industri bandara dan wisata. Ini merupakan salah satu tempat terbaik untuk melihat Aurora. World of Greenland - Arctic Circle (Wogac) menawarkan wisata Aurora dari bulan Oktober-April, tetapi dari Februari-April mereka juga menawarkan ekspedisi selama tiga hari. Anda akan merasakan ekspedisi bersama kereta luncur anjing menuju kota pantai barat Sisimiut.

3. Tromso, Norwegia
Tromsø merupakan nama kota di Norwegia. Letaknya di bagian utara. Anda bisa mengikuti tur kapal pesiar atau menyewa bus untuk mencapai gunung-gunung salju yang menjulang tinggi dan menyaksikan keindahan Aurora. Tromso dikenal sebagai Paris dari Utara dan memiliki panorama Aurora yang indah.

4. Fairbanks, Amerika
Fairbanks merupakan sebuah kota di Amerika Serikat. Terletak di bagian utara, tepatnya di negara bagian Alaska. Fairbanks sering disebut sebagai tempat terbaik untuk melihat Aurora di Amerika Serikat. Salah satu cara paling menyenangkan untuk melihat tampilan Aurora adalah sambil berendam dalam kolam air panas di resor Chena.

5. Yellowknife, Kanada
Yellowknife adalah ibu kota Northwest Territories di Kanada, dan kota satu-satunya di wilayah tersebut. Terletak di pantai utara Danau Great Slave di bagian barat dari Teluk Yellowknife dekat muara Sungai Yellowknife. Jika Anda mempunyai kesempatan baik untuk melihat langit bersinar di Yellowknife. Untuk mengunjungi Desa Aurora, Anda membutuhkan waktu 25 menit berkendara dari pusat kota.
Read More
-->