Loading
Showing posts with label sejarah. Show all posts
Showing posts with label sejarah. Show all posts

1/25/2015

Wow! 5 Fakta Unik tentang Sepatu

Sepatu yang biasanya juga terbuat dari kanvas atau kulit merupakan fashion item yang hampir tak pernah ketinggalan dalam melengkapi penampilan kita. Tak tanggung-tanggung, bahkan aksesoris yang satu ini dianggap sebagai penyempurna gaya yang sangat penting. Seperti yang kita ketahui bahwa sepatu adalah suatu jenis alas kaki (footwear) yang biasanya terdiri bagian-bagian sol, hak, kap, tali, dan lidah. Namun apakah Anda tahu, fakta unik tentang sepatu?
Wow! 5 Fakta Unik tentang Sepatu
Sepatu
Penasaran, berikut ini kami rangkum beberapa fakta unik dan menarik tentang sepatu yang mungkin belum Anda ketahui.

1. Sepatu adalah simbol status
Pada umumnya, alas kaki digunakan oleh para aktor pada zaman Yunani kuno untuk membedakan status mereka di panggung. Sepatu bot kuno alias buskins dipakai oleh para aktor yang memainkan peran-peran penting. Sementara para aktor yang membawakan peran-peran kecil memakai sandal biasa atau kaus kaki.

2. Sepatu termahal di dunia
Sepatu termahal di dunia saat ini yakni sepatu bertabur berlian yang dibuat oleh A.F. Vandevors yaitu seharga $ 3,2 juta atau setara dengan Rp 37 miliar. Sepatu ini sempat dipajang dalam Paris Fashion Week 2014.

3. Sepatu kayu
Sepatu kayu yang kerap disebut sebagai bakiak disebut klompens oleh Belanda. Karena kenyataan bahwa sebagian besar negara Belanda berada di bawah permukaan laut, dan banyak daerah rawa. Belanda menemukan bahwa sepatu kulit akan basah dan rusak dengan mudah. Oleh sebab itu, mereka merancangnya dengan cara menyumbat kayu.

4. Nama sneaker diberikan karena solnya yang tidak berbunyi
Mungkin Anda sudah tak asing lagi dengan yang namanya sepatu sneaker. Namun tahukah Anda mengapa sepatu ini memiliki nama yang jika diartikan akan bermakna 'penyelinap'? Sebenarnya nama itu diperoleh karena sol sepatu sneaker yang terbuat dari karet, sehingga membuat langkah pemakainya hampir tak terdengar.

5. Museum sepatu
Di dunia ini satu-satunya museum sepatu terletak di Toronto, Ontario, Amerika Utara. Diperkirakan, museum yang bernama The Shoe Museum ini menampilkan sepatu yang mencakup lebih dari 4.500 tahun. Museum ini telah menyusun pameran dari produsen sepatu terkenal bernama Sonja Bata.
Read More

1/03/2015

10 Candi Terbesar dan Termegah di Indonesia

Candi merupakan suatu istilah yang merujuk kepada sebuah bangunan tempat ibadah dari peninggalan masa lalu yang berasal dari peradaban Hindu-Buddha. Candi digunakan sebagai tempat pemujaan para dewa ataupun memuliakan Buddha. Namun, istilah 'candi' tidak hanya digunakan oleh masyarakat untuk menyebut tempat ibadah saja, melainkan banyak situs-situs purbakala non-religius dari masa Hindu-Buddha atau klasik Indonesia, baik sebagai keraton, petirtaan, gapura, dan sebagainya, juga disebut dengan istilah candi. Candi yang megah dan kokoh sampai kini menjadi bukti betapa tingginya kebudayaan nenek moyang kita. Candi dan pesan yang disampaikan melalui arsitektur, relief, serta patung-patungnya tak pernah lepas dari unsur spiritualitas, kreativitas, dan keterampilan para pembuatnya. Peninggalan-peninggalan purbakala, seperti bangunan candi, patung, prasasti, dan ukiran pada umumnya menunjukkan sifat kebudayaan Indonesia yang dilapisi oleh unsur-unsur Hindu-Budha.
ARCA
By PL09Puryono (Karya sendiri) [CC0], via Wikimedia Commons
Di penjuru Nusantara, tersebar banyak candi peradaban Hindu-Buddha yang merupakan kekayaan budaya peninggalan kejayaan masa lalu. Tak tanggung-tanggung, bahkan beberapa di antaranya sudah diakui sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO. Jika ingin berwisata ke candi-candi megah yang sempat menjadi saksi kejayaan bangsa Indonesia di masa lalu ini ada baiknya Anda simak candi-candi berikut ini.

1. Candi Borobudur
Bangunan raksasa yang sempat menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia ini dibangun dengan hampir 2 juta kaki kubik batu dan menghabiskan waktu 75 hingga 100 tahun. Di dalamnya terdapat 2.700 panel relief dan 504 patung Budha. Konon menurut sejarahnya, candi ini dibangun tanpa menggunakan semen, tapi hanya menggunakan susunan batu. Candi Borobudur di Jogjakarta, Indonesia ini memiliki relief Buddha terbesar dan terlengkap di dunia. Hingga saat ini Borobudur masih digunakan sebagai tempat ziarah keagamaan. Setiap tahun, umat Buddha yang datang dari seluruh Indonesia dan mancanegara berkumpul di Borobudur untuk memperingati Trisuci Waisak. Sementara dalam dunia pariwisata, Borobudur adalah obyek wisata tunggal di Indonesia yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Candi termegah dan spektakuler yang masuk ke dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO ini dibangun pada tahun 800 masehi pada masa kejayaan wangsa Syailendra di Jawa Tengah. Selain Borobudur, terdapat beberapa candi Buddha dan Hindu di kawasan ini yaitu Candi Mendut dan Candi Pawon.

2. Candi Plaosan
Candi Plaosan merupakan julukan untuk kompleks candi yang terletak di Dukuh Plaosan, Kecamatan Prambanan, Jawa Tengah, Indonesia. Letak candi ini tidak terlalu jauh dari kompleks Candi Sewu dan Prambanan. Kompleks Candi Buddha ini meliputi wilayah seluas 2.000 meter persegi dan di dalamnya terdapat Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan Kidul. Candi Plaosan Lor merupakan sebuah kompleks percandian yang luas. Kompleks Candi Plaosan Lor memiliki dua candi utama. Candi yang terletak di sebelah utara dinamakan Candi Induk Utara, dan candi yang terletak di sebelah selatan dinamakan Candi Induk Selatan. Di bagian utara kompleks terdapat pelataran terbuka dengan beberapa arca buddhis. Kedua candi induk ini dikelilingi oleh 116 stupa perwara serta 50 buah candi perwara, juga parit buatan. Diperkirakan candi ini dibangun pada masa pemerintahan Rakai Pikatan dari Kerajaan Mataram Hindu, pada awal abad ke-9 Masehi.

3. Candi Prambanan
Candi Prambanan adalah sebuah mahakarya arsitektur kuno dari kebudayaan agama Hindu di Nusantara. Komplek candi yang letaknya berada di Jawa tengah ini diperkirakan dibangun pada tahun 850 Masehi oleh salah seorang dari Rakai Pikatan (raja kedua wangsa Mataram I) atau Balitung Maha Sambu, semasa wangsa Sanjaya. Terdiri dari 8 Kuil utama dan dikelilingi 250 candi kecil. Hampir semua dinding candi ditutupi oleh ukiran relief yang indah, menceritakan kisah inkarnasi Wisnu, petualangan Hanuman Raja Monyet, legenda Ramayana dan lainnya. Situs candi Hindu terbesar yang ada di Indonesia ini memiliki 3 candi utama di halaman utama, yaitu Candi Wisnu, Brahma, dan Siwa. Dalam kompleks candi yang menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO ini berdiri Candi Prambanan yang juga disebut Candi Loro Jonggrang, Candi Sewu, Candi Bubrah, dan Candi Lumbung. Ketiga candi tersebut merupakan lambang Trimurti dalam kepercayaan agama Hindu. Selain itu, di dalam kompleks Prambanan terdapat 240 candi perwara dan yang menjadi pusat perhatian pengunjung adalah Candi Siwa. Di dalam candi tersimpan arca dewi Durga Mahisashuramardini yang menurut legenda setempat merupakan perwujudan Putri Roro Jonggrang. Namun tidak lama setelah dibangun, candi ini ditinggalkan dan mulai rusak.

4. Candi Arjuna
Ini sebuah bangunan candi Hindu yang terletak di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Indonesia. Di dalam kompleks candi yang berukuran 6 x 6 meter dan menghadap ke arah barat ini terdapat sejumlah candi, antara lain yaitu Candi Dwarawati, Candi Bima, Candi Setyaki, dan Candi Gatotkaca. Namun yang menjadi pusatnya adalah Candi Arjuna. Selain itu di komplek candi juga terdapat Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, dan Candi Sembadra. Kompleks candi ini dikelilingi oleh bentangan sawah dan perkebunan. Candi termegah di dataran tinggi Dieng ini paling indah dilihat saat kabut turun, sehingga akan tampak seperti candi yang berdiri di atas awan. Diperkirakan candi ini dibangun pada tahun 809 M. Kompleks candi hindu tertua di Pulau Jawa ini merupakan tempat pemujaan Dewa Siwa. Hal ini terbukti dengan adanya Lingga dan Yoni di dalam candi utama, serta arca Dewi Durga, Ganesha, dan Agastya di bangunan candi.

5. Goa Gajah
Goa Gajah adalah gua buatan yang berfungsi seperti tempat ibadah. Gua yang terletak di Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatu, Kabupaten Gianyar ini berjarak kurang lebih 27 kilometer dari Denpasar Bali. Diperkirakan, nama Goa gajah berasal dari kata Lwa Gajah yang muncul di kitab Negarakertagama karya Mpu Prapanca. Pura Hindu kuno ini tercatat sebagai warisan dunia dalam daftar tentatif dalam bidang kebudayaan. Kompleks Goa Gajah terdiri atas 2 bagian utama, yaitu kompleks bagian utara merupakan warisan ajaran Siwa, dengan bukti adanya Trilingga dan patung Ganesha di dalam goa, merupakan tempat umat Hindu melakukan persembahyangan. Komplek sebelah selatan Goa Gajah yakni area Tukad Pangkung, berupa stupa Buddha dalam sikap Dhyani Buddha Amitabha bersusun 13 stupa dan stupa bercabang 3 yang dipahat pada batu besar. Gua dengan gerbang masuk yang dipenuhi ukiran ini memiliki banyak ceruk yang dulunya digunakan sebagai pertapaan. Di bagian luar terdapat sebuah kolam yang melambangkan tujuh sungai keramat yang dipuja oleh kepercayaan Hindu India.

6. Candi Sanggrahan
Candi Sanggrahan atau yang juga disebut sebagai Candi Cungkup merupakan candi pemujaan Buddha yang terletak di Desa Sanggrahan, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Candi berbentuk bujur sangkar dan terdiri dari bangunan kaki, tubuh dan atap ini merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Majapahit yang dibangun pada tahun 1350. Diperkirakan, dulunya candi ini merupakan tempat penyimpanan abu kerabat raja Majapahit. Bagian kaki candi sangat luas, tinggi dua meter, terdapat dinding relief harimau. Di bagian tangga ada reruntuhan batu bekas gapura. Candi Sanggrahan merupakan candi terbesar di Tulungagung.

7. Candi Jawi
Candi Jawi adalah candi yang dibangun pada abad ke-13 dan merupakan peninggalan bersejarah Hindu-Buddha dari Kerajaan Singhasari. Candi ini terletak di terletak di kaki Gunung Welirang, tepatnya di Desa Candi Wates, Kecamatan Prigen, Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia, yaitu 31 kilometer dari kota Pasuruan atau di pertengahan jalan raya antara Kecamatan Pandaan - Kecamatan Prigen dan Pringebukan. Meski banyak yang berasumsi bahwa Candi Jawi adalah tempat pemujaan atau tempat peribadatan Buddha, namun sebenarnya candi ini merupakan tempat pedharmaan atau penyimpanan abu dari raja terakhir Singhasari, Kertanegara.

8. Candi Mendut
Candi Mendut merupakan sebuah candi bercorak Buddha yang terletak di Jalan Mayor Kusen Kota Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Candi yang berjarak 3 kilometer dari candi Borobudur ini didirikan semasa pemerintahan Raja Indra dari dinasti Syailendra. Di dalam prasasti Karangtengah yang bertarikh 824 Masehi, disebutkan bahwa raja Indra telah membangun bangunan suci bernama wenuwana yang artinya adalah hutan bambu. Candi ini dibangun menggunakan batu bata yang ditutupi dengan batu alam. Atapnya bertingkat tiga dan dihiasi dengan stupa-stupa kecil. Di dalam candi terdapat tiga arca Buddha besar.

9. Candi Sukuh
Candi Sukuh adalah salah satu kompleks candi peninggalan masa Hindu-Buddha di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Candi yang terletak di kaki Gunung Lawu ini didirikan pada tahun 1437 oleh masyarakat Hindu Tantrayana. Arsitektur candi ini cukup unik karena tidak mirip dengan gaya candi Hindu di daerah-daerah lain di Nusantara. Bangunan utama di kompleks candi ini memiliki struktur serupa punden berundak, yang mirip dengan piramida suku Maya. Namun, ukuran candi Sukuh jauh lebih kecil dari piramida Maya. Selain itu, struktur ini juga mengingatkan para pengunjung akan bentuk-bentuk piramida di Mesir. Batu yang digunakan untuk membangun candi adalah jenis andesit.

10. Candi Penataran
Candi Penataran atau Candi Panataran (nama aslinya adalah Candi Palah) adalah sebuah gugusan candi bersifat keagamaan Hindu Siwaitis yang terletak di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Menurut Wikipedia, Candi termegah dan terluas di Jawa Timur ini terletak di lereng barat daya Gunung Kelud, di sebelah utara Blitar, pada ketinggian 450 meter di atas permukaan laut. Dari prasasti yang tersimpan di bagian candi diperkirakan candi ini dibangun pada masa Raja Srengga dari Kerajaan Kadiri pada tahun 1200 Masehi dan berlanjut digunakan sampai masa pemerintahan Wikramawardhana, Raja Kerajaan Majapahit pada tahun 1415. Dalam kitab Desawarnana atau Nagarakretagama yang ditulis pada tahun 1365, Candi ini disebut sebagai bangunan suci "Palah" yang dikunjungi Raja Hayam Wuruk dalam perjalanan kerajaan bertamasya keliling Jawa Timur. Pada tahun 1995 candi ini diajukan sebagai calon Situs Warisan Dunia UNESCO dalam daftar tentatifnya.
Read More

12/30/2014

Ragam Arsitektur Bangunan Berkubah yang Menakjubkan di Dunia

Secara umum, kubah merupakan struktur bangunan berbentuk setengah bulatan atau lingkaran dengan ujung menyerupai kerucut yang biasanya diletakkan di bagian atas atap. Tentunya struktur seperti ini kerap ditemui pada tempat-tempat peribadatan umat Islam atau pada bangunan-bangunan kremlin di Rusia. Usut punya usut, ternyata negara-negara lain di dunia juga memiliki bangunan berkubah yang megah. Bangunan-bangunan berkubah tersebut beberapa di antaranya memiliki nilai sejarah dan menjadi daya tarik wisata bagi para wisatawan. Dilongok dari Touropia, berikut ini ada sepuluh bangunan berkubah paling megah dan terkenal serta menakjubkan di dunia.

1. Basilika Santo Petrus, Vatikan
Ragam Arsitektur Bangunan Berkubah yang Menakjubkan di Dunia
Giacomo della Porta [Public domain], via Wikimedia Commons
Sebuah basilika utama Katolik di Kota Vatikan, dikelilingi oleh Roma. Basilika Santo Petrus digambarkan sebagai gereja terbesar yang pernah dibangun dan salah satu situs tersuci dalam Kekristenan. Dirancang oleh Donato Bramante, Michelangelo, Carlo Maderno dan Gian Lorenzo Bernini, St Petrus adalah arsitektur Renaissance yang paling terkenal dan tetap menjadi gereja terbesar di dunia. Bangunannya memiliki tinggi 138 meter dan didirikan pada tahun 1506. Michaelangelo dan Raphael, dua seniman terkenal dalam sejarah tercatat sebagai arsitek gereja tersebut. Di basilika ini bersemayam jasad Santo Petrus. Karena itulah namanya diabadikan sebagai nama gereja tersebut.

2. Katedral St. Basil, Rusia
Moscow, St. Basil's As Seen From The West
By Alexander Evstyugov-Babaev (Karya sendiri) [Public domain], via Wikimedia Commons
Gereja yang mempunyai banyak kubah berbentuk bawang di kompleks Lapangan Merah, Moskwa, yang secara tradisional dipandang sebagai simbol posisi unik Rusia di antara Eropa dan Asia. Katedral Vasily Yang Diberkati atau lebih dikenal dengan nama Katedral St. Basil berlokasi di Moskow, Rusia. Gereja katedral yang saat ini sudah dialihfungsikan menjadi museum ini dirancang menyerupai nyala api unggun yang berkobar dalam nuansa warna merah yang mencolok. Di atapnya menjulang sembilan buah kubah dalam berbagai warna.

3. Basilica di Santa Maria del Fiore, Italia
Ragam Arsitektur Bangunan Berkubah yang Menakjubkan di Dunia
Basilica di Santa Maria del Fiore, Italia
Merupakan sebuah katedral yang terletak di Firenze, Italia. Katedral ini pertama kali dibangun pada tahun 1436. Basilica di Santa Maria del Fiore adalah gereja katedral terbesar di Florence, provinsi Firenze, Italia. Dibangun sejak tahun 1296 oleh Arnolfo di Cambio, sementara penyelesaiannya pada tahun 1436. Kubahnya yang berbentuk segi delapan dirancang oleh Filippo Brunelleschi. Terbuat dari empat juta batu bata dengan tinggi mencapai 72 kaki.

4. United States Capitol, Amerika Serikat
US Capitol west side
By Martin Falbisoner (Karya sendiri) [CC-BY-SA-3.0], via Wikimedia Commons
Bangunan kapitol yang digunakan sebagai kantor Kongres Amerika Serikat. Bangunan ini terletak di Washington, D.C., di puncak Capitol Hill. United States Capitol atau Capitol Amerika Serikat adalah salah satu bangunan terkenal di Washington DC, Amerika Serikat. Gedung ini menjadi lokasi pertemuan KOngres Amerika Serikat sejak tahun 1800. Kubahnya menjulang setinggi 88 meter dengan diameter 29 meter. Banyak yang mengira kalau kubah ini terbuat dari batu dan semen. Padahal sebenarnya kubah tersebut terbuat dari besi yang dicat menyerupai batu berwarna putih.

5. Taj Mahal, India
TajMahal20080211-1
By Hans A. Rosbach (Karya sendiri) [CC-BY-SA-3.0], via Wikimedia Commons
Makam marmer putih yang terletak di Agra, Uttar Pradesh, India. Dibangun oleh Kaisar Mughal Shah Jahan untuk mengenang istri ketiganya, Mumtaz Mahal. Taj Mahal secara luas diakui sebagai "permata seni Muslim di India dan salah satu karya dikagumi dari warisan dunia". Makam ini dibangun pada tahun 1632 sampai 1653. Taj Mahal terbuat dari marmer putih, begitu pula dengan kubahnya yang membutuhkan waktu pembuatan selama bertahun-tahun. Kubah setinggi 44 meter ini sebenarnya terdiri dari dua kubah. Bagian dalamnya berbentuk setengah lingkaran sempurna, sementara kubah bagian luar yang tampak dari luar bangunan berbentuk menyerupai kerucut.

6. Masjid Sheikh Lotfollah, Iran
Dome of Sheikh Lotfollah Mosque - Isfahan - Iran (7433088760)
By Adam Jones from Kelowna, BC, Canada [CC-BY-SA-2.0], via Wikimedia Commons
Salah satu karya arsitektur Safawi arsitektur Iran, berdiri di sisi timur Naghsh-i Jahan Square, Isfahan, Iran. Pembangunan Masjid Sheikh Lutfollah dimulai pada tahun 1603 dan selesai tahun 1619. Dibangun oleh kepala arsitek Syaikh Bahai, selama reigh dari Shah Abbas I dari dinasti Safawi. Bangunan yang juga dikenal dengan nama masjid berkubah ini merupakan salah satu dari empat monumen megah yang berada di kawasan Naqsh-e Jahan Square. Didirikan atas perintah raja Shah Abbas untuk menghormati ayah mertuanya, Sheikh Lotfollah. Kubahnya berdiameter 13 meter dan terbuat dari. Sementara interiornya terbuat dari marmer dengan motif mosaik tujuh warna dan dipenuhi kaligrafi. Warna pada kubahnya bisa berubah-ubah dari coklat muda menjadi warna merah muda jika dilihat dalam pencahayaan yang berbeda.

7. Reichstag, Jerman
Reichtagsgebäude 2012
By Hofec, Switzerland (Karya sendiri) [CC-BY-SA-3.0], via Wikimedia Commons
Didirikan sebagai tempat di mana Reichstag, atau parlemen Kekaisaran Jerman, akan bersidang. Gedung Reichstag di Berlin dibuka pada tahun 1894 dan memberi tempat Reichstag sampai tahun 1933. Gedung parlemen Jerman ini memiliki kubah raksasa terbuat dari kaca yang memungkinkan pengunjung untuk menikmati pemandangan kota Berlin dari setiap sudut. Di bagian dalamnya terdapat kerucut terbalik yang memanjang dari bagian langit-langit kubah. Kubah kaca ini dirancang oleh arsiteknya, Norman Foster agar hemat energi dan ramah lingkungan.

8. Eden Project, Inggris
Eden project
By A1personage at en.wikipedia (Karya sendiriTransferred from en.wikipedia) [Public domain], via Wikimedia Commons
Proyek yang terletak di Kaolinit pit reklamasi, 2 km dari kota St Blazey dan 5 kilometer dari kota besar St Austell, adalah daya tarik pengunjung di Cornwall, Inggris, Inggris Raya. Eden project yang terletak di Cornwall, Inggris sebenarnya adalah sebuah rumah kaca raksasa. Kubahnya terbuat dari ratusan sel plastik berbentuk segi lima dan segi enam yang disangga oleh rangka baja. Kubah geodesi terbesar di dunia ini berfungsi sebagai biosfer buatan. Di dalamnya hidup ratusan jenis tumbuhan tropis dan barat yang dipelihara secara terpisah.

9. Hagia Sophia, Turki
Hagia Sophia Mars 2013
By Arild Vågen (Karya sendiri) [CC-BY-SA-3.0], via Wikimedia Commons
Merupakan sebuah bangunan bekas basilika, masjid, dan saat ini dijadikan sebagai museum, di Istanbul. Hagia Sophia yang terletak di kota Istambul dulunya adalah gereja katedral Konstantinopel. Akan tetapi sejak Ottoman menguasai kota ini pada abad 15, gereja ini beralih fungsi menjadi masjid. Saat ini bangunan yang memiliki kubah dari bata dan semen berdiameter 31 meter ini dijadikan museum.

10. Stupa Agung Sanchi, India
Sanchi stupa
By Joel Suganth (Karya sendiri) [CC-BY-SA-3.0], via Wikimedia Commons
Terletak di Kota Sanchi di Distrik Raisen District, Negara Madhya Pradesh, India, dan terletak 46 km arah timur laut dari Bhopal. Stupa Agung yang berlokasi di kota Sanchi, Distrik Raisen, adalah bangunan batu yang tertua di India. Stupa ini didirikan atas perintah raja Ashoka pada abad 3 SM. Kubahnya yang menyerupai payung terbuka disebut chatra, melambangkan derajat tinggi dan keagungan. Bangunan ini dikelilingi pagar langkan dan empat gerbang berukir.
Read More

12/29/2014

Unik! 7 Tradisi Tahun Baru di Berbagai Negara

Tiap-tiap negara di seluruh dunia ini memiliki kebudayaan yang unik dan berbeda-beda. Selain itu, setiap kebudayaan juga memiliki tata cara dan tradisi yang berbeda, termasuk dalam merayakan tahun baru. Secara umum, tahun baru adalah perayaan di mana suatu budaya merayakan berakhirnya masa satu tahun dan menandai dimulainya hitungan tahun selanjutnya. Momen pergantian tahun selalu dimaknai sebagai peristiwa penting dalam berbagai budaya. Selalu ada perayaan atau ritual khusus untuk menyambut datangnya tahun yang baru ini.
Unik! 7 Tradisi Tahun Baru di Berbagai Negara
Perayaan Tahun Baru
Baik itu pesta meriah, jamuan dengan hidangan khusus, atau serangkaian kegiatan yang dilaksanakan terutama untuk tujuan simbolis 'ritual'. Hari tahun baru di Indonesia jatuh pada tanggal 1 Januari karena Indonesia mengadopsi kalender Gregorian, dan hal ini sama seperti mayoritas negara-negara di seluruh dunia. Berikut ini ada tujuh tradisi unik perayaan tahun baru yang diselenggarakan oleh beberapa negara di dunia.

1. Benda berbentuk bulat di Filipina
Jangan heran jika Anda yang berniat merayakan tahun baru di Filipina maka kebanyakan barang yang Anda temukan mendekati malam tahun baru semuanya berbentuk bulat mirip dengan uang koin. Karena orang Filipina menganggap benda-benda yang berbentuk bulat sebagai tanda keberuntungan. Selain itu, pada saat tahun baru mereka menyajikan kue-kue berbentuk bulat, mengenakan baju bermotif polka dot, dan makan 12 jenis buah yang semuanya berbentuk bulat.

2. Menaruh koin emas dalam kue di Yunani
Tradisi tahun baru terunik yang selanjutnya yaitu di Yunani. Di negara yang berjuluk Negeri Peradaban ini perayaan tahun baru bertepatan dengan Festival St. Basil, salah satu pendiri gereja Yunani ortodoks. Pada hari tersebut orang Yunani menyiapkan hidangan khusus yang diberi nama Vassilopiita atau kue St. Basil. Dalam kue ini dimasukkan satu keping koin emas. Menurut kepercayaan mereka, bagi yang mendapat potongan kue yang berisi koin emas di dalamnya akan memperoleh keberuntungan di tahun baru.

3. Oshogatsu di Jepang
Saat tahun baru, orang Jepang mengadakan pesta yang disebut bonenkai. Tujuannya yaitu untuk melupakan masalah dan kegagalan di tahun yang lama dan merayakan tahun yang baru. Karena menurut orang Jepang, tahun baru merupakan momen yang penting dan menjadi simbol bagi pembaharuan. Tepat ketika tahun berganti, kuil-kuil Buddha membunyikan gong sebanyak 108 kali sebagai cara untuk menghalau 108 kelemahan manusia. Sementara anak-anak diberi angpao yang disebut otoshidama. Uniknya lagi, orang dengan kepercayaan tinggi di Kuil Jepang, akan memakai kostum yang melambangkan Shio untuk tahun mendatang.

4. Hongmanay di Skotlandia
Orang Skotlandia juga punya tradisi unik yang disebut Hongmanay saat tahun baru. Tradisi ini disebut The First-Footing 'Kaki Pertama'. Maksudnya saat malam pergantian tahun, orang-orang Skotlandia akan saling mengunjungi para tetangga untuk pertama kalinya di tahun yang baru. Biasanya mereka juga membawa oleh-oleh berupa arang untuk perapian atau kue. Selain itu, mereka juga akan menyanyikan lagu klasik Skotlandia "For Auld Lang Syne", kemudian melakukan parade yang disertai dengan mengayunkan tonggak atau tiang berapi yang dipercaya akan membawa keberuntungan.

5. Makan Tteokguk di Korea
Perayaan tahun baru di Korea juga tak kalah unik, warga Korea biasanya menyantap sup bening panas yang disebut Tteokguk. Makanan tradisional Korea ini berisi irisan-irisan tipis kue beras yang melambangkan umur panjang. Oleh sebab itu, jika ingin panjang umur sup tahun baru ini wajib disantap sampai habis. Selain itu, warga Korea juga percaya bahwa menyantap sup ini akan membawa keberuntungan.

6. Membawa koper kosong di Kolombia
Warga Kolombia juga memiliki banyak tradisi tahun baru yang unik. Di antara tradisi-tradisi itu, ada satu tradisi yang disebut 'maleta vacía' yakni orang-orang Kolombia akan membawa koper kosong dan berlari mengelilingi blok perkotaan. Menurut kepercayaan mereka, hal ini untuk membuat tahun yang akan datang penuh dengan perjalanan.

7. Mendekorasi makam di Chili
Jika di beberapa negara mengunjungi pemakaman dilakukan pada malam Halloween atau di malam natal pada Finlandia, maka di Chili itu dilakukan di malam tahun baru. Tepatnya di Talca, kota kecil di Chile. Para keluarga akan merayakan tahun baru bersama anggota keluarga yang telah meninggal. Mereka akan mendekorasi makam dengan berbagai hal seperti lilin dan akan mengelilingi makam. Menurut kepercayaan mereka bahwa keluarga yang telah meninggal akan menunggu dan memulai tahun baru bersama mereka di pemakaman.
Read More

12/21/2014

Spektakuler! 10 Istana Menakjubkan di Seluruh Dunia

Secara umum, istana ialah tempat tinggal raja dan ratu sebuah kerajaan lengkap dengan keluarga kerajaan dan keturunannya. Selain itu, istana juga merupakan tempat tinggal kepala negara atau beberapa pembesar yang memiliki pengaruh besar di sebuah negara. Di Eropa, Istana juga merupakan tempat tinggal para Uskup Agung dan orang-orang yang memiliki pangkat tertinggi dalam sebuah tatanan kehidupan di sana. Akan tetapi di beberapa negara di Eropa, ternyata istilah Istana juga diberikan kepada bangunan-bangunan perkotaan yang sangat besar dan dibangun sebagai rumah-rumah pribadi bergaya aristokrat. Berikut ini 10 istana di berbagai penjuru dunia yang dapat dikategorikan terbesar, termegah dengan gaya bangunan yang sangat unik dan menakjubkan juga sebagai simbol peradaban di sebuah negara tersebut. Mari kita simak yang berikut!

1. Istana Dolmabahce, Turki
Dolmabahce
By Users Robert.raderschatt on de.wikipedia [Public domain or Public domain], via Wikimedia Commons
Dolmabahce Palace, Dolmabahce Sarayi atau Istana Dolmabahce terletak di distrik Beşiktaş Istanbul, Turki, di sisi Bosporus, Eropa. Merupakan pusat administrasi utama dari Kekaisaran Ottoman 1856-1922. Istana ini terdiri dari tiga bagian, yaitu Mabeyn-i Humayun (khusus untuk pria), Muayede Salonu (aula seremonial) dan Harem-i Humayun (apartemen dari keluarga Sultan). Istana ini memiliki luas 45.000 persegi, dan memiliki 285 kamar, 46 aula.

2. Istana Buckingham, Inggris
Buckingham Palace 2007
By jedyooo (Karya sendiri) [Public domain], via Wikimedia Commons
Buckingham Palace atau Istana Buckingham, adalah kediaman resmi ratu Inggris di London. Terletak di Kota Westminster, istana ini merupakan tempat penting untuk acara-acara kenegaraan, tempat menyambut tamu negara, dan tempat kunjungan pariwisata. Selain itu, istana ini juga menjadi pusat keramaian bagi orang-orang Inggris pada acara-acara nasional.

3. Istana Potala, Tibet
Potala-from-behind 07-2005
By Thomas Kraus (photo taken by Thomas Kraus) [Public domain], via Wikimedia Commons
Terletak di kota Lhasa, Tibet. Istana ini diberi nama dari tempat yang ia berada, Gunung Potala, tempat kediaman Chenresig atau Avalokitesvara. Istana Potala adalah istana musim dingin Dalai Lama sejak abad ke-7, melambangkan Buddhaisme Tibet yang merupakan sentral dalam administrasi tradisional Tibet. Kompleks istana terdiri dari Istana Putih dan Merah dengan bangunan tambahan serta dibangun di Gunung Merah di pusat Lembah Lhasa, pada ketinggian 3.700 meter.

4. Istana Kekaisaran Tokyo, Jepang
Tokyo Imperial Palace seimon
By nattou (Karya sendiri) [Public domain], via Wikimedia Commons
Tokyo Imperial Palace atau Istana Kekaisaran Tokyo, adalah kediaman utama dari Kaisar Jepang. Luas total termasuk taman adalah 7.41 kilometer persegi. Istana ini merupakan tempat tinggal utama dari Kaisar Jepang. Tempat ini adalah sebuah area seperti taman besar yang terletak di wilayah tertutup Chiyoda, Tokyo sampai Stasiun Tokyo dan berisi beberapa bangunan termasuk istana utama, tempat tinggal pribadi keluarga kekaisaran, tempat pengarsipan, museum dan kantor administratif.

5. Blenheim Palace, Inggris
Blenheim palace
By Benutzer:Walwegs. (Taken by Walwegs) [Public domain], via Wikimedia Commons
Blenheim Palace ialah sebuah rumah negara monumental yang terletak di Woodstock, Oxfordshire, Inggris, kediaman Adipati Marlborough. Ini adalah satu-satunya rumah negara non-episkopal non-kerajaan di Inggris yang memegang gelar istana dan merupakan salah satu rumah terbesar Inggris, dibangun antara 1705 dan tahun 1722. Blenheim Palace adalah rumah tinggal bagi Duke dan Duchess of 11 Marlborough dan juga merupakan tempat kelahiran Sir Winston Churchill. Terletak di areal taman seluas 2100 hektar, istana megah ini dikelilingi oleh padang rumput yang hijau serta taman ini juga memiliki sebuah Danau yang besar. Blenheim Palace ini ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1987. 

6. Istana Musim Panas Beijing, Cina
Beijing Summer Palace Xingqiao
By user:kallgan (Karya sendiri) [Public domain], via Wikimedia Commons
Yihe Yuan, atau Istana Musim Panas adalah istana yang terletak 15 km dari pusat kota Beijing. Pertama kali dibangun pada zaman Dinasti Jin. Pada awal pembuatan mempunyai nama Taman Qingyi. Istana ini merupakan taman kekaisaran terbesar dan terbaik yang dilestarikan di Cina. Dalam bahasa Cina disebut Yihe Yuan dan berarti “Taman Harmoni’ atau ‘Taman untuk Menjaga Kesehatan dan Harmoni’. Seperti namanya, Istana Musim Panas digunakan sebagai tempat tinggal musim panas oleh penguasa kekaisaran Cina sebagai tempat lain dari istana kekaisaran utama yang dikenal sebagai Museum Istana (atau Forbidden City) – sebuah daerah yang tenang di pedesaan namun dekat dengan kota.

7. Istana Schönbrunn, Austria
Schönbrunn Palace AC04
By Adam Carr di Wikipedia bahasa Inggris (Self-photographed) [Public domain], via Wikimedia Commons
Istana Schönbrunn di Wina adalah salah satu monumen budaya terpenting di Austria dan sejak 1860-an telah menjadi obyek wisata utama di Wina. Daerah lokasi istana ini dibeli oleh Maximilian II, Kaisar Suci Romawi pada tahun 1569. Istana ini merupakan tempat tinggal musim panas mantan kekaisaran di Wina, Austria. Istana Schönbrunn dengan bangunan disekitarnya dan taman besar yang terdapat di sana adalah salah satu monumen budaya paling penting di Austria. Puri ini dibangun untuk menyaingi Istana Versailles Perancis di daerah Baroque.

8. Istana Musim Dingin St. Petersburg, Rusia
Armorial Hall, Winter Palace, St Petersburg (Hermitage), 1730, ZM
By Zmorgan (Karya sendiri) [Public domain], via Wikimedia Commons
Istana Musim Dingin terletak di Saint Petersburg, Rusia, adalah istana tempat kediaman resmi para penguasa monarki Rusia dari tahun 1732 hingga 1917. Dibangun di tepi Sungai Neva antara 1754 dan 1762. Istana ini dirancang oleh banyak arsitek, salah satunya ialah Bartolomeo Rastrelli. Istana ini dikenal sebagai gaya Baroque Elizabeth yaitu istana dengan warna hijau dan putih yang memiliki bentuk persegi dan melebar. Istana megah ini memiliki 1.786 pintu, 1.945 jendela, 1.500 kamar dan 117 tangga. Panjang koridor utamanya adalah 250 meter dengan tinggi 30 meter.

9. Lake Palace, India
Udaipur01
By Vberger at fr.wikipedia [Public domain], from Wikimedia Commons
Daerah Udaipur adalah permata dari wilayah Rajasthan, memiliki suasana yang damai bahkan di jalan-jalan dan pasar. Lake Palace (sebelumnya dikenal sebagai Jaguar Niwas) ialah sebuah hotel mewah, memiliki 83 kamar namun semuanya bertipe suite yang mewah dengan dinding marmer putih dan bangunan ini terletak di dasar batuan alami seluas 4 hektar, di sebuah pulau pribadi di pulau Jag Niwas di tengah Danau Pichola, Udaipur, India. Hotel ini mengoperasikan sebuah kapal yang mengangkut para tamu ke hotel dari sebuah dermaga di Istana Kota. Hotel ini telah terpilih sebagai tempat paling spektakuler di India dan di dunia.

10. Istana Versailles, Perancis
Versailles orangerie
By Gfmorin (Karya sendiri) [Public domain], via Wikimedia Commons
Palace of Versailles atau Istana Versailles, ataupun Versailles adalah Puri Royal kerajaan di Versailles di wilayah Île-de-France, Perancis. Dulu, ketika istana dibangun, Versailles merupakan pedesaan. Namun kini, Versailles adalah suburban Paris. Letaknya 20 kilometer barat daya ibukota Perancis. Dibangun pada tahun 1624, oleh Raja Louis XIII. Tempat ini kemudian diperluas oleh Louis XIV. Selain itu, Louis XIV juga membangun sebuah taman dongeng yang menakjubkan di area bangunan istana. Jules Hardouin Mansart, arsitek utama kerajaan memiliki rencana untuk memperbesar dan mengubah istana menjadi lebih hebat dari cerita Seribu Satu Malam. Istana ini masih difungsikan untuk politik. Diperkirakan, luas istana ini mencapai 90,833 meter persegi.
Read More

11/30/2014

Ini 5 Biara Menakjubkan yang Terletak di Ketinggian

Pada umumnya, beberapa biara dan tempat suci lainnya dibangun di tempat-tempat terpencil yang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan. Oleh sebab itu, siapa pun yang berencana untuk mengunjunginya, butuh usaha keras untuk bisa menjangkaunya. Saking terpencilnya, biara-biara ini bahkan sangat sulit untuk dikunjungi. Selain itu, biara ini juga terletak di ketinggian. Anda penasaran? Berikut ada lima biara menakjubkan yang paling sulit dikunjungi. Mari kita simak penjelasan selengkapnya berikut ini!

1. Biara Meteora, Yunani
Varlaam, Meteora, Greece
By Danimir (Karya sendiri) [Attribution], via Wikimedia Commons
Meteora merupakan istilah dalam bahasa Yunani yang berarti "melayang di udara" atau "di atas langit". Meteora adalah salah satu yang terbesar dan kompleks biara-biara Ortodoks Timur paling penting di Yunani, kedua setelah Gunung Athos. Keenam biara dibangun di atas pilar batu pasir alam, di tepi barat laut Dataran Thessaly dekat sungai dan Pindus Pinios Pegunungan, di pusat kota Yunani. Kota terdekat adalah Kalambaka. Biara ini berada pada ketinggian lebih dari 400 meter di atas lembah Peneas dan kota kecil Kalambaka di dataran Thessalia. Seperti yang sudah bisa Anda tebak, biara ini sangat susah untuk diakses. Akan tetapi, kini Anda dapat mengaksesnya dengan menumpang sebuah kereta gantung sederhana yang dikaitkan antara kedua sisi tebing.

2. Kuil Xuan Kong, China
Hunyuan Xuankong Si 2013.08.30 09-02-11
By Zhangzhugang (Karya sendiri) [CC-BY-SA-3.0], via Wikimedia Commons
Kuil Hanging, juga disebut Hanging Monastery atau Xuankong Temple adalah kuil yang dibangun di sebuah tebing dan menempel pada ketinggian 75 meter di atas tanah di dekat Gunung Heng di Hunyuan county, Datong City, provinsi Shanxi, China. Bangunan kuil ini disangga oleh batu dan balok kayu yang dimasukkan ke dalam dinding gunung. Ada lebih dari 40 ruang, lemari dan paviliun di kuil ini. Di dalam kuil ini, ada lebih dari 80 patung perunggu, patung besi cor, dan pahatan patung tanah liat.

3. Biara Taktsang Palphug, Bhutan
Tigernest (Taktsang)-Kloster in Bhutan 2
By Thomas Wanhoff [CC-BY-SA-2.0], via Wikimedia Commons
Paro Taktsang adalah nama populer dari Taktsang Palphug Monastery (juga dikenal sebagai Tiger Nest atau sarang macan), situs suci Buddha di Himalaya dan kompleks kuil terkenal, yang terletak di lembah atau atas tebing dari Paro, di Bhutan. Sebuah kompleks candi pertama kali dibangun pada 1692, sekitar Taktsang Senge Samdup (rusa shang sheng ge) Dikatakan bahwa Guru Padmasambhava pernah bermeditasi di gua ini selama tiga tahun, tiga bulan, tiga minggu, tiga hari dan tiga jam di abad ke-8. Padmasambhava dikenal sebagai orang yang memperkenalkan Buddhisme ke Bhutan dan sebagai dewa yang mengawasi negara. Hingga saat ini, Paro Taktsang adalah yang paling terkenal dari tiga belas Taktsang atau "tiger sarang" gua di mana dia bermeditasi.

4. Biara Taung Talat, Myanmar
Mt Popa
By Ralf-André Lettau (Photo taken by Ralf-André Lettau) [Attribution], via Wikimedia Commons
Sungguh luar biasa. Di antara situs-situs warisan dunia yang terdapat di Burma, Taung Kalat adalah salah satu yang menakjubkan. Betapa tidak, biara Buddhis ini dibangun di puncak gunung api yang telah mati. Biara Taung Kalat terletak di atas leher vulkanik atau berada ketinggian 737 meter di atas tanah. Biara ini berada sangat dekat dengan gunung berapi Popa. Biara ini dapat diakses dengan menaiki 777 anak tangga. Tempat ini juga ditinggali oleh banyak monyet Macaque, yang menjadi salah satu atraksi wisata di Taung Kalat. Banyak orang menyebut bukit di mana biara itu dibangun adalah Mount Popa, tetapi mereka salah karena gunung api Popa lebih tinggi dibanding bukit di mana Taung Kalat berdiri. Konon, bukit di mana biara itu berdiri dulunya adalah gunung api namun kini tidak aktif lagi. Meski terlihat tidak terlalu tinggi, namun butuh kekuatan yang besar untuk bisa sampai di ke puncaknya. Karena bisa dibayangkan bagaimana hebatnya para pembangun biara itu. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, Nat, ada 37 dewa yang tinggal di Taung Kalat. Kepercayaan ini bisa jadi karena letaknya yang jauh di puncak, dari kejauhan tampak seperti bangunan di surga. Apalagi ketika kabut turun dan menyamarkan sebagian bangunan sehingga hanya beberapa puncaknya saja yang terlihat, benar-benar mirip istana di awan.

5. Biara Sumela, Turki
Sumela view1
By Alaexis (Karya sendiri) [CC-BY-SA-3.0], via Wikimedia Commons
Sumela Monastery adalah biara Ortodoks Yunani yang didedikasikan untuk Bunda Maria di gunung Mela di wilayah pegunungan Pontic, di distrik Maçka dari Trabzon Provinsi di Turki modern. Terletak di tebing curam di ketinggian sekitar 1.200 meter menghadap lembah Altindere. Biara Sumela adalah sebuah situs penting sejarah dan budaya yang besar, serta daya tarik wisata utama di Altindere National Park. Biara ini didirikan pada tahun 386 Masehi, pada masa pemerintahan Kaisar Theodosius I (375-395). Saat ini, Biara Sumela juga difungsikan sebagai museum.
Read More

11/14/2014

Berkunjung ke Tempat Wisata Terkenal dan Populer di Kota Paris

Paris, Perancis merupakan sebuah kota yang sangat kaya akan sejarah dan budayanya. Dengan jumlah 30 juta pengunjung luar negeri per tahunnya, kota Paris yang lebih dikenal sebagai City of Lights atau “Kota Cahaya” ini menjadi salah satu kota yang paling banyak dikunjungi di dunia. Sebetulnya, keunikan Paris terletak pada monumen dan arsitekturnya seperti Arc de Triomphe, Menara Eiffel dan jalan dan bangunan Haussmann neo-klasik, namun Paris juga sumber bagi atraksi modern lain seperti Disneyland Paris. Museum, opera dan ruang konser Paris juga menjadi sumber budaya dan hiburan di Paris.
Arc de Triomphe
By Florian Pépellin (Floflo) (Karya sendiri) [Public domain], via Wikimedia Commons
Oleh karenanya, tak mengherankan jika kemudian jutaan wisatawan dari seluruh dunia, selalu menyempatkan diri untuk mengunjungi kota yang terkenal dengan berbagai objek wisata menarik ini. Meskipun sebenarnya, tempat-tempat ini juga sudah sangat populer di Perancis, dan bagi yang suka travelling pasti sudah pernah mendengarnya, atau mungkin sudah pernah ke sana? Berikut ini ada beberapa objek wisata terkenal dan populer di Paris yang wajib untuk dikunjungi.

1. Arc de Triomphe
Terletak di bukit Chaillot yang tepat berada di tengah konfigurasi persimpangan jalan raya berbentuk bintang lima. Arc de Triomphe atau Gerbang Kemenangan adalah monumen di tengah Place de l'Étoile, bertujuan untuk merayakan kemenangan Perancis dan menghormati semua yang gugur dalam pertempuran. Ini adalah salah satu monumen terpopuler di Paris dan merupakan salah satu gapura terbesar dalam sejarah. Selain itu, gapura yang dibangun ini untuk memperingati kemenangan Napoleon. Gapura yang terletak di tengah bundaran Place Charles de Gaulle ini di bangun atas perintah Napoleon pada masa kejayaannya pada tahun 1806, setelah ia menang melawan Austria dalam perang Austerliz. Arc de Triomphe dihiasi oleh banyak patung dan relief yang menggambarkan perseteruan Napoleon. Terdapat banyak ukiran lain di dinding monumen ini. Selain itu masih banyak lagi yang bisa dilihat jika kita berkunjung ke Arch de Triomphe, seperti makam seorang tentara tak dikenal, masuk ke museum di dalam Arch de Triomphe, serta naik ke puncaknya dan melihat dari atas jalan-jalan di Paris yang berpusat di Arch de Triomphe.

2. Menara Eiffel
Siapa yang belum pernah mendengar Menara Eiffel? Menara yang juga disebut La Tour Eiffel ini merupakan menara yang menjadi ikon kota Paris. Menara ini berada di taman Champ de Mars, Paris, Perancis, dan merupakan salah satu landmark paling terkenal di dunia yang menjadi destinasi utama para wisatawan. Jika berkunjung ke Menara Eiffel tidak asik kalau tidak naik ke atas dan melihat panorama Paris dari sana. Tapi lebih mengesankan lagi jika naik menara Eiffel saat malam hari sambil melihat kerlap-kerlip lampu kota Paris dan menikmati hidangan di restauran Menara Eiffel. Selain itu, kita juga bisa membeli suvenir dan mengirim kartu pos langsung dari menara Eiffel. Sebetulnya tempat wisata ini adalah hasil rangkaian 18.083 besi yang dibangun antara tahun 1887 dan 1889. Menara ini memiliki dua restoran: Altitude 95, di tingkat pertama dan Jules Verne, sebuah restoran gastronomis mahal di tingkat kedua, dengan lift khusus. Ada pula dek pengamatan teratas, dengan ketinggian 275 meter, merupakan wilayah tertinggi struktur arsitektur di Uni Eropa yang dibuka untuk umum. Meski dibangun untuk merayakan seabad revolusi Perancis, pembuatannya sendiri mengundang kritik dari seluruh Perancis. Kalangan seniman menilai tidak adanya keindahan dari Eiffel, sedang para arsitektur mendebat ketahanan angin pada strukturnya. Meski begitu, setiap tahun ikon Perancis ini tetap setia dikunjungi oleh jutaan orang dari seluruh dunia.

3. Museum Louvre
Pada awalnya, museum yang bertempat di Istana Louvre (Palais du Louvre) ini merupakan benteng yang dibangun pada abad ke-12 di bawah pemerintahan Philip II. Museum Louvre atau Musée du Louvre, adalah bekas istana kerajaan Perancis yang saat ini menjadi salah satu museum terbesar di dunia dan juga museum paling terkenal di Paris. Museum ini menjadi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia, dengan kunjungan lebih dari 8 juta orang per tahun. Museum ini berisi lebih dari 380 ribu objek pameran dan memajang lebih dari 35 ribu karya seni. Yang menjadi primadona tentu saja adalah lukisan Mona Lisa karya Leonardo da Vinci yang seolah sudah menjadi ikon Museum Louvre. Dua masterpiece lain yang saat ini kian populer setelah menjadi setting lokasi dalam novel The Da Vinci Code dan juga film adaptasinya yang sama-sama sukses, juga bisa di jumpai di Louvre Museum. Ingin tahu apa saja yang bisa dilihat di Museum Louvre selain Mona Lisa, Piramida Louvre, dan Piramida Terbalik. Dahulu gedung yang dijadikan museum Louvre adalah istana (Palais de Louvre) yang dibangun tahun 1190 dan mengalami tahap penyelesaian menjadi seperti gedung yang terlihat saat ini. Kemudian pada tahun 1989 arsitektur Amerika asal China, I.M Pei membuat piramida kaca yang dijadikan salah satu dari 3 pintu masuk. Untuk bisa menikmati Museum yang memamerkan lebih dari 35 ribu obyek seni dari jaman pra-sejarah hingga abad ke-19 ini, anda harus datang pagi-pagi jam 09.00 karena di sini selalu ramai pengunjung sehingga harus mengantri.

4. Saint-Malo
Saint-Malo merupakan sebuah kota di Perancis yang terletak di bagian barat. Tepatnya di provinsi Brittany di Selat Inggris. Kota yang berada di tepi pantai Barat Laut Perancis ini memiliki jumlah penduduk 50.675 jiwa dengan luas wilayah 36,58 kilometer persegi. Sementara kepadatan penduduk mencapai 1.385 jiwa/km². Saint-Malo, awalnya dibangun sebagai benteng berdinding menjaga muara sungai Rance, itu selama berabad-abad rumah bagi bajak laut. Mereka semua pergi ke Davy Jones 'Locker, meskipun, dan saat ini merupakan kota yang paling dikunjungi di Brittany. Ketika berjalan-jalan di kota tua ini, pastikan untuk berhenti di Grande Porte, Porte St-Vincent, kastil kota dengan Musée de la Ville dan Grand Aquarium. Selain itu terdapat pula katedral St Vincent, yakni Katedral bergaya gotik dan renaisans yang pernah menjadi pusat kehidupan rohani sebuah biara. Ternyata dari katedral inilah sebenarnya sejarah berdirinya kota Saint Malo dapat diketahui. Konon pada awal abad keenam, St Brendan dari Irlandia dan St Aaron dari Welsh datang ke tempat ini dan mendirikan sebuah biara. Seiring perjalanan waktu, kehidupan para rahib di biara tersebut mengundang kehadiran orang banyak yang kemudian bermukim di dekat biara. Akhirnya permukiman itu terus bertambah hingga menjadi sebuah kota, yang kemudian disebut kota Saint Malo.

5. Katedral Notre Dame Paris
Gereja katedral bergaya gothic ini terletak di Île de la Cité, yaitu sebuah pulau kecil di tengah sungai Seine, Paris, Perancis. Notre Dame de Paris atau Notre Dame Cathedral adalah gereja paling terkenal juga tempat wisata terkenal di Paris. Ini merupakan bangunan abad ke-12 yang ada di Paris. Notre Dame dianggap sebagai contoh terbaik dari gaya arsitektur gothic Perancis dan merupakan salah satu gereja terpopuler di negara ini. Ketika berkunjung ke tempat ini, anda juga bisa menikmati kesejukan sungai Seine, tak jauh dari bangunan ini. Selain masuk ke dalam gereja untuk melihat interiornya yang indah, kita juga bisa naik ke atas menaranya untuk melihat pemandangan kota Paris dari atas. Selain itu, katedral ini juga memiliki ruang penyimpanan bawah tanah yang bisa dikunjungi. Di belakang katedral Notre Dame Paris juga terdapat taman cantik yang menjadi salah satu taman favorit warga Paris. Jika Anda mengunjungi Notre Dame Cathedral, Anda juga bisa mampir melihat tempat-tempat menarik lain di dekat katedral yang sama-sama berada di pulau Ile de la Cite. Selain sebagai tujuan wisata, gereja ini juga masih digunakan untuk tempat misa dan Uskup Agung Paris. Notre Dame de Paris dianggap sebagai salah satu contoh terbaik dari arsitektur gothic Perancis.

6. Panthéon
Tempat ini memiliki sejumlah monumen dan patung serta ukiran yang diciptakan dengan nilai seni tinggi. Panthéon merupakan gereja dan makam sejumlah orang Perancis terkenal. Pantheon atau dikenal juga sebagai kuil untuk menyembah semua dewa pada masa kejayaan Roma, merupakan tempat yang wajib di datangi saat berada di Roma. Nama Pantheon berasal dari bahasa Yunani yang berarti Rumah Semua Dewa. Bagi Anda yang ingin berwisata sejarah juga berziarah ke makam para tokoh terkemuka, Pantheon cocok untuk dikunjungi. Masuk ke bagian dalam pantheon yang terkesan tenang, lengang, dan khidmat dijamin memberikan kesan tersendiri dan sangat berbeda bila Anda mengunjungi tempat-tempat wisata lain di Paris. Kuil ini digunakan sebagai gereja dari tahun 609 sampai 1885 dan kemudian menjadi gereja dan tempat pemakaman bagi pahlawan nasional Italia. Tokoh-tokoh terkenal yang dimakamkan di sini adalah Raja Emmanuel I dan pelukis Renaissance, Raphael. Struktur bangunan yang awalnya didirikan untuk memuja tujuh dewa Romawi dari tujuh planet dengan gaya Greco-Romawi ini telah digunakan selama lebih dari 1800 tahun. Tidak diketahui siapa arsitek kuil ini, namun kemungkinan besar adalah Apollodorus dari Damaskus.

7. Mencicipi Kuliner di Cafe Populer
Selain menara Eiffel dan Panthéon, satu lagi yang tidak bisa dipisahkan dari Paris adalah Cafe. Tampaknya cafe tak hanya menjadi gaya hidup, tapi juga kebudayaan warga Paris. Saat berkunjung ke Paris Anda akan menemui banyak deretan cafe di tepi jalan yang menyediakan outdoor seating di trotoar. Hampir semua cafe di Paris mempunyai desain klasik dan khas Perancis yang dapat menyegarkan mata. Sepertinya memang kurang lengkap rasanya kalau berkunjung ke Paris tanpa mengunjungi salah satu cafe populernya untuk mencicipi beragam kuliner yang disajikan disana. Masakan Prancis tidak terbatas pada hidangan roti, keju dan daging dingin saja. Salah satu hidangan daging sapi paling terkenal dari Prancis yang patut dicicipi adalah bouef bourguinon. Anda belum makan ayam sampai Anda sudah mencicipi coq au vin. Dan menu untuk hidangan ikan, bahkan Prancis punya 1001 resep. Atau, fromage yang dalam bahasa Prancis, adalah makanan yang sama pentingnya dalam masakan mereka. Ada dua macam keju Prancis yang dikenal yaitu Brie dan Camembert. Keduanya keju lunak dengan kerak putih. Meski kurang dikenal, namun sama lezatnya adalah Boursin, yakni keju lembut yang dibumbui dengan bumbu ringan.

8. Place de la Concorde
Place de la Concorde adalah alun-alun kota berbentuk oktagonal yang berada di antara Tuileries Gardens dan Champs Elysées, Paris, Perancis. Alun-alun stylish ini merupakan alun-alun utama dan yang terluas di kota Paris. Sebagai alun-alun utama yang terletak di tengah kota, Place de la Concorde dikelilingi oleh bangunan penting dan dekat tempat wisata lain di kota Paris. Selain itu, alun-alun yang didesain oleh Ange-Jacques Gabriel pada tahun 1755 ini juga memiliki banyak fitur dan hiasan seperti obelisk mesir, air mancur, patung, dan tiang-tiang lampu yang artistik. Selain sebagai salah satu tempat wisata terkenal di Paris, Place de la Concorde juga sering menjadi setting lokasi film dan novel di antaranya adalah The Devil Wears Prada, Star Trek, dan novel Tender is the Night karangan F. Scott Fitzgerald, yang juga mengarang novel 'The Curious Case of Benjamin Button'. Di utara, dibangun dua gedung dari batu yang indah. Dipisahkan dengan Rue Royale, bangunan ini adalah contoh terbaik untuk arsitektur saat itu. Awalnya digunakan sebagai kantor pemerintahan, sedangkan bangunan di timur adalah Menteri Angkatan Laut Perancis. Tak lama setelah dibangun, bangunan yang berada di barat diubah menjadi Hôtel de Crillon yang mewah (masih beroperasi sampai saat ini) di mana Marie Antoinette menghabiskan waktu luangnya dengan bersantai dan belajar memainkan piano.

9. Gereja Sacre Coeur & Montmartre
Terletak di 35 Rue de Chevalier-de la barre, Montmartre, Montmartre merupakan sebuah bukit (butte Montmartre) setinggi 130 meter, di utara Paris di arondisemen ke-18, bagian dari Tepi Kanan, Montmartre dikenal karena Basilica of the Sacré Cœur berkubah putih di puncaknya. Gereja lain yang lebih tua di bukit ini adalah Saint Pierre de Montmartre, yang dianggap sebagai lokasi dimana perintah pendeta Jesuit ditetapkan. Basilica bergaya Bizantin yang dibangun antara tahun 1876 dan 1912 ini menjadi ikon yang mencolok di distrik terindah Paris. Namanya berarti “bukit para martir” karena secara tradisi bukit tersebut merupakan tempat para mati syahid Sainte-Denis, uskup Paris pertama di abad ke tiga, beserta para pengikutnya. Basilika tersebut dibangun untuk menghormati Jantung Kristus dibangun untuk merayakan dan mengenang para prajurit Prancis yang gugur selama perseteruan Prancis/Prusia. Dari atas gereja anda akan disuguhi pemandangan kota Paris yang terhampar di bawahnya. Berjalanlah ke bagian lain dari Montmartre di belakang gereja, anda akan disambut banyak pelukis jalanan dan juga café-café serta restoran yang nyaman. Montmartre adalah bukit tertinggi di Paris, yang terkenal sebagai “rumah” dari banyak pelukis terkenal dunia seperti Degas, Renoir, Matisse, van Gogh, Picasso, Monet, Modigliani, dan Dalí.

10. Naik Kapal Layar di Sungai Seine
Sungai yang membelah kota Paris menjadi dua ini adalah sebuah sungai utama di Perancis bagian barat laut. Selain itu, sungai yang namanya berasal dari kata Sequanus ini merupakan salah satu jalur lalu lintas air komersial dan juga menjadi sebuah tujuan wisata, khususnya bagian yang terletak dalam kota Paris. Ternyata, beberapa kapal layar yang ada di sungai Saine ini menawarkan sistem menu hidangan siang dan malam. Lumayan mahal memang harga yang dipasang oleh kapal layar ini. Sebenarnya kita bisa memilih untuk menikmati santap siang atau malam. Menu siang lebih murah dari pada menu malam, rata-rata restoran di Perancis memang seperti itu. Selain itu, Anda juga bisa memilih santapan siang, sambil menikmati tour Paris, dalam kapal. Ketika berwisata di siang hari, kelebihannya mungkin kita dapat melihat lebih jelas tempat-tempat wisata. Namun jika Anda ingin mendapatkan suasana menarik, sebaiknya pilihlah malam hari. Berlayar dalam kapal dengan cahaya bulan yang terpantul di permukaan sungai Seine, dan cahaya lampu-lampu akan menambah dekor menarik dari kota Paris.
Read More

11/10/2014

Menelusuri Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit

Sebuah kerajaan yang berpusat di Jawa Timur, Indonesia ini pernah berdiri dari tahun 1293 hingga 1500 Masehi, dan mencapai puncak kejayaannya menjadi kemaharajaan raya yang menguasai wilayah yang luas di Nusantara pada masa kekuasaan Hayam Wuruk (1350-1389).
Candi Sukuh 2010 Bennylin 24
Menurut Wikipedia, Kerajaan Majapahit adalah sebuah kerajaan Hindu-Buddha terakhir yang menguasai Nusantara dan dianggap sebagai salah satu dari negara terbesar dalam sejarah Indonesia. Pada masanya Majapahit mencapai puncak kejayaannya dengan bantuan mahapatihnya, Gajah Mada. Di bawah perintah Gajah Mada (1313-1364), Majapahit menguasai lebih banyak wilayah. Menurut Negarakertagama, kekuasaannya terbentang dari Pulau Jawa, Sumatra, Semenanjung Malaya, Kalimantan, hingga Indonesia timur, meskipun wilayah kekuasaannya hingga kini masih diperdebatkan. Sebetulnya hanya terdapat sedikit bukti sejarah dari sisa-sisa kejayaan Kerajaan Majapahit, salah satu diantaranya adalah candi. Untuk mengetahui candi-candi peninggalan dari Kerajaan Majapahit, simak penjelasan yang berikut ini.

1. Candi Tikus
Candi Tikus merupakan salah satu peninggalan purbakala dari kerajaan Majapahit yang terletak di dukuh Dinuk, Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Candi ini terletak di kompleks Trowulan, atau 13 km di sebelah tenggara kota Mojokerto. Dari jalan raya Mojokerto-Jombang, di perempatan Trowulan, membelok ke timur, melewati Kolam Segaran dan Candi Bajangratu yang terletak di sebelah kiri jalan. Candi Tikus juga terletak di sisi kiri jalan, yaitu 600 meter dari Candi Bajangratu. Berdasarkan informasi dari Wikipedia, Candi Tikus yang semula telah terkubur dalam tanah ditemukan kembali pada tahun 1914 silam. Penggalian situs dilakukan berdasarkan laporan bupati Mojokerto, R.A.A. Kromojoyo Adinegoro, tentang ditemukannya miniatur candi di sebuah pekuburan rakyat. Pemugaran secara menyeluruh dilakukan pada tahun 1984 sampai dengan 1985.

Sebetulnya, nama ‘Tikus’ hanyalah sebagai sebutan yang digunakan masyarakat setempat. Konon tatkala ditemukan, tempat candi tersebut berada merupakan sarang tikus. Belum didapatkan sumber informasi tertulis yang menerangkan secara jelas tentang kapan, untuk apa, dan oleh siapa Candi Tikus dibangun. Namun dengan adanya miniatur menara diperkirakan candi ini dibangun antara abad ke-13 hingga ke-14 Masehi, karena miniatur menara merupakan ciri arsitektur dimasa itu. Bentuk Candi Tikus yang mirip sebuah petirtaan mengundang perdebatan di kalangan pakar sejarah dan arkeologi mengenai fungsinya. Sebagian pakar berpendapat bahwa candi ini merupakan petirtaan, tempat mandi keluarga raja, namun sebagian pakar lagi ada yang berpendapat kalau bangunan tersebut adalah tempat penampungan dan penyaluran air untuk keperluan penduduk Trowulan. Akan tetapi, menaranya yang berbentuk meru menimbulkan dugaan bahwa bangunan candi ini dulunya juga berfungsi sebagai tempat pemujaan.

2. Candi Brahu
Candi Brahu merupakan salah satu candi yang terletak di dalam kawasan situs arkeologi Trowulan, bekas ibu kota Majapahit. Tepatnya, candi ini terletak di Dukuh Jambu Mente, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, atau dua kilometer ke arah utara dari jalan raya Mojokerto-Jombang. Nama candi ini, yaitu 'brahu', diduga berasal dari kata wanaru atau warahu. Nama ini didapat dari sebutan sebuah bangunan suci yang disebut dalam Prasasti Alasantan. Prasasti tersebut ditemukan tak jauh dari Candi Brahu. Candi Brahu dibangun dengan batu bata merah, menghadap ke arah barat dan berukuran panjang 22,5 meter, dengan lebar 18 meter, dan tingginya mencapai 20 meter. Candi Brahu dibangun dengan gaya dan kultur Budha. Menurut Wikipedia, candi ini diperkirakan didirikan pada abad ke-15 Masehi, meskipun masih terdapat perbedaan pendapat mengenai hal ini. Pasalnya, ada yang mengatakan kalau candi ini berumur jauh lebih tua daripada candi-candi lain di areal Trowulan. Dalam prasasti yang ditulis Mpu Sendok bertanggal 9 September 939 (861 Saka), Candi Brahu disebut sebagai tempat pembakaran (krematorium) jenazah raja-raja. Akan tetapi, dalam penelitian tak ada satu pakar pun yang berhasil menemukan bekas abu mayat dalam bilik candi. Hal ini diverifikasi setelah dilakukan pemugaran candi pada tahun 1990 hingga 1995 silam.

3. Candi Sukuh
Candi Sukuh merupakan sebuah kompleks candi agama Hindu yang secara administrasi terletak di wilayah Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, eks Karesidenan Surakarta, Jawa Tengah. Diperkirakan berjarak kurang lebih 20 kilometer dari kota Karanganyar dan 36 kilometer dari Surakarta. Menurut Wikipedia, candi ini dikategorikan sebagai candi Hindu karena ditemukannya obyek pemujaan lingga dan yoni. Candi ini dianggap kontroversial karena bentuknya yang kurang lazim. Candi Sukuh telah diusulkan ke UNESCO untuk menjadi salah satu Situs Warisan Dunia sejak tahun 1995. Situs candi Sukuh pertama kali ditemukan pada masa pemerintahan Britania Raya di tanah Jawa pada tahun 1815 oleh Johnson, Residen Surakarta. Kala itu, Johnson ditugaskan oleh Thomas Stanford Raffles untuk mengumpulkan data-data guna menulis bukunya The History of Java. Kemudian setelah masa pemerintahan Britania Raya berlalu, pada tahun 1842, Van der Vlis, arkeolog Belanda, melakukan penelitian. Pemugaran pertama dimulai pada tahun 1928. Lokasi candi Sukuh terletak di lereng kaki Gunung Lawu pada ketinggian kurang lebih 1.186 meter di atas permukaan laut.

4. Candi Surawana
Candi Surawana atau Surowono, adalah candi Hindu yang terletak di Desa Canggu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, yaitu 25 kilometer arah timur laut dari Kota Kediri. Wikipedia melaporkan, candi yang nama sebenarnya adalah Wishnubhawanapura ini diperkirakan dibangun pada abad 14 untuk memuliakan Bhre Wengker, seorang raja dari Kerajaan Wengker yang berada di bawah kekuasaan Kerajaan Majapahit. Raja Wengker ini mangkat pada tahun 1388 Masehi. Dalam Negarakertagama diceritakan bahwa pada tahun 1361 Raja Hayam Wuruk dari Majapahit pernah berkunjung bahkan menginap di Candi Surawana. Namun saat ini, keadaan Candi Surawana sudah tidak utuh. Hanya bagian dasar yang telah direkonstruksi. Ukuran Candi Surawana tidak terlalu besar, hanya berukuran 8 x 8 meter persegi. Candi yang seluruhnya dibangun menggunakan batu andesit ini merupakan candi Siwa. Saat ini seluruh tubuh dan atap candi telah hancur tak bersisa. Hanya kaki candi setinggi 3 meter yang masih tegak di tempatnya. Untuk naik ke selasar di atas kaki candi terdapat tangga sempit yang terletak di sisi Barat. Berdasarkan letak tangga, dapat diambil disimpulkan bahwa candi ini menghadap ke Barat.

5. Candi Wringin Branjang
Candi Wringin Branjang merupakan salah satu diantara banyak candi peninggalan Majapahit. Candi ini terletak di Desa Gadungan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Berdasarkan informasi kami himpun dari Wikipedia, candi ini letaknya masih satu kompleks dengan Situs Gadungan, jaraknya yaitu 100 meter di sebelah barat Situs Gadungan I. Candi yang terbuat dari batu andesit ini memiliki bentuk yang sangat sederhana. Struktur bangunannya tidak memiliki kaki candi, tetapi hanya mempunyai tubuh dan atap candi saja, dengan ukuran panjang 400 cm, lebar 300 cm dan tingginya 500 cm. Sedangkan pintu masuknya berukuran lebar 100 cm, tingginya 200 cm dan menghadap ke arah selatan. Pada bagian dinding tidak terdapat relief atau hiasan lainnya, tetapi dinding-dinding ini memiliki lubang ventilasi yang sederhana. Bentuk atap candi menyerupai atap rumah biasa, dan diduga bangunan candi ini merupakan tempat penyimpanan alat-alat upacara dari zaman Kerajaan Majapahit yakni pada abad ke 15 Masehi.

6. Candi Pari
Candi Pari adalah sebuah peninggalan Masa Klasik Indonesia yang terletak di Desa Candi Pari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. Lokasi tersebut berada 2 kilometer ke arah barat laut pusat semburan lumpur PT Lapindo Brantas. Menurut Wikipedia, candi ini merupakan suatu bangunan persegi empat dari batu bata, menghadap ke barat dengan ambang serta tutup gerbang dari batu andesit. Dahulu, di atas gerbang ada batu dengan angka tahun 1293 Saka = 1371 Masehi. Merupakan peninggalan zaman Majapahit pada masa pemerintahan Prabu Hayam Wuruk 1350-1389 Masehi. Menurut Laporan J. Knebel dalam “Rapporten Van De Comissie In Nederlandsch Indie voor Oudheidkundig Onderzoek Op Java en Madoera” 1905-1906. Sebetulnya, Candi Pari dan Candi Sumur dibangun untuk mengenang tempat hilangnya seorang sahabat atau adik angkat dari salah satu putra Prabu Brawijaya. Berdasarkan arsitekturnya, Candi Pari memiliki perbedaan dengan candi-candi lain di Jawa Timur.

7. Gapura Wringin Lawang
Gapura Wringin Lawang merupakan sebuah gapura peninggalan kerajaan Majapahit pada abad ke-14 yang berada di Jatipasar, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Indonesia. Keberadaan bangunan ini tak jauh ke arah selatan dari jalan utama di Jatipasar. Dalam bahasa Jawa, Wringin Lawang berarti 'Pintu Beringin'. Gapura agung ini terbuat dari bahan bata merah dengan luas dasar 13 x 11 meter dan tinggi 15,5 meter. Diperkirakan dibangun pada abad ke-14. Gerbang ini lazim disebut bergaya candi bentar atau tipe gerbang terbelah. Diperkirakan, gaya arsitektur seperti ini diduga muncul pada era Majapahit dan saat ini banyak ditemukan dalam arsitektur Bali. Kebanyakan sejarawan sepakat bahwa gapura ini adalah pintu masuk menuju kompleks bangunan penting di ibu kota Majapahit. Dugaan mengenai fungsi asli bangunan ini mengundang banyak spekulasi, salah satu yang paling populer adalah gerbang ini diduga menjadi pintu masuk ke kediaman Mahapatih Gajah Mada.

8. Gapura Bajang Ratu
Gapura Bajang Ratu atau yang dikenal dengan nama Candi Bajang Ratu merupakan sebuah gapura atau candi peninggalan Majapahit yang berada di Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Indonesia. Diperkirakan, bangunan ini dibangun pada abad ke-14 dan merupakan salah satu gapura terbesar pada zaman keemasan Majapahit. Menurut catatan Badan Pelestarian Peninggalan Purbakala Mojokerto, candi atau gapura ini berfungsi sebagai pintu masuk bagi bangunan suci untuk memperingati wafatnya Raja Jayanegara yang dalam Negarakertagama disebut "kembali ke dunia Wisnu" tahun 1250 Saka (tahun 1328 Masehi). Tapi sebenarnya sebelum Jayanegara wafat, menurut Wikipedia, candi ini dipergunakan sebagai pintu belakang kerajaan. Dugaan ini didukung dengan adanya relief "Sri Tanjung" dan sayap gapura yang melambangkan penglepasan dan hingga saat ini di daerah Trowulan sudah menjadi suatu kebudayaan jika melayat orang meninggal diwajibkan untuk lewat dari pintu belakang.

9. Candi Cetho
Candi Ceto merupakan candi bercorak agama Hindu yang diduga kuat dibangun pada masa-masa akhir era Majapahit yaitu pada abad ke-15 Masehi. Lokasi candi berada di lereng Gunung Lawu pada ketinggian 1496 meter di atas permukaan laut, dan secara administratif berada di Dusun Ceto, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar. Kompleks candi digunakan oleh penduduk setempat dan juga peziarah yang beragama Hindu sebagai tempat pemujaan. Selain itu, candi ini juga merupakan tempat pertapaan bagi kalangan penganut kepercayaan asli Jawa atau Kejawen. Laporan ilmiah pertama mengenainya dibuat oleh Van de Vlies pada 1842. A.J. Bernet Kempers juga melakukan penelitian mengenainya. Penggalian untuk kepentingan rekonstruksi dilakukan pertama kali pada tahun 1928 oleh Dinas Purbakala Hindia Belanda. Menurut Wikipedia, berdasarkan keadaannya ketika reruntuhannya mulai diteliti, candi ini berumur tidak jauh berbeda dengan Candi Sukuh.

10. Candi Jabung
Candi Jabung merupakan salah satu candi hindu peninggalan kerajaan Majapahit. Candi hindu ini berada di Desa Jabung, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Struktur bangunan candi yang hanya dari bata merah ini mampu bertahan ratusan tahun. Menurut keagamaan, Agama Budha dalam kitab Nagarakertagama Candi Jabung di sebutkan dengan nama Bajrajinaparamitapura. Berdasarkan informasi dari Wikipedia, dalam kitab Nagarakertagama candi Jabung dikunjungi oleh Raja Hayam Wuruk pada lawatannya keliling Jawa Timur pada tahun 1359 Masehi. Pada kitab Pararaton disebut Sajabung yaitu tempat pemakaman Bhre Gundal salah seorang keluarga raja. Mengenai arsitektur bangunannya, candi ini hampir serupa dengan Candi Bahal yang ada di Bahal, Sumatera Utara.
Read More
-->